Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengerahkan 1.400 petugas kebersihan saat peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Lapangan Monumen Nasional (Monas) pada Jumat (1/5) untuk menjaga lokasi kegiatan tetap bersih.
“May Day tahun ini menjadi momentum kolaborasi seluruh elemen. Kami ingin memastikan kegiatan berjalan lancar, nyaman, dan Jakarta tetap bersih," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi di Jakarta, Kamis.
Para petugas kebersihan yang dikerahkan ini merupakan gabungan dari Suku Dinas Lingkungan Hidup di lima wilayah kota administrasi serta Unit Penanganan Sampah Badan Air (UPSBA).
Petugas akan bekerja dalam dua shift, yakni pukul 08.00–14.00 WIB dan pukul 14.00 WIB hingga kegiatan selesai.
Selain personel, Pemprov DKI juga menyiapkan berbagai sarana kebersihan yang ditempatkan di area Monas, taman Monas, serta sejumlah kantong parkir seperti Lapangan Banteng, Kemayoran, dan kawasan Gelora Bung Karno (GBK).
Fasilitas yang disiagakan meliputi 18 unit road sweeper, 12 unit truk anorganik, 12 unit truk compactor, 6 unit mobil lintas, 112 dustbin, 23 bus toilet, 23 toilet portable, serta 1.400 kantong plastik.
Selain itu, terdapat tempat sampah terpilah di sejumlah titik yang terdiri dari tempat sampah mudah terurai (sisa makanan), tempat sampah material daur ulang (plastik, karton dll), dan tempat sampah residu.
“Menjaga kebersihan Jakarta adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh peserta May Day untuk membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah, serta menjaga fasilitas umum," ujar Dudi.
Dia mengatakan peringatan Hari Buruh tahun ini yang diperkirakan diikuti sekitar 300.000 buruh, serta dihadiri Presiden Prabowo Subianto bukan hanya momentum menyuarakan aspirasi pekerja, tetapi juga kesempatan memperkuat semangat gotong royong antara buruh, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kota bersama-sama.





