TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG — Dua titik tanggul Sungai Plumbon di Kecamatan Tugu, Kota Semarang, jebol pada Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Akibatnya, permukiman warga di Kelurahan Mangkang Kulon dan Mangunharjo terendam banjir limpasan air sungai.
Genangan terparah terjadi di wilayah Mangkang Kulon, tepatnya di RT 01 RW 01.
Baca juga: BREAKING NEWS Tanggul Sungai Legi Jebol, 13 Rumah di Desa Rowoboni Semarang Terendam Air
Camat Tugu, Muhammad Mirzaq Effendi, saat dikonfirmasi mengatakan titik tanggul jebol berada di Mangkang Kulon dan Mangunharjo.
Namun, kerusakan paling panjang terjadi di Mangkang Kulon dengan panjang sekitar 50 meter.
“Dekat jembatan panggung (Mangkang Kulon) tanggul jebol, kejadiannya sekitar pukul 16.30 WIB,” ujarnya.
Ia menjelaskan, jebolnya tanggul dipicu kondisi bangunan yang sudah tua serta tingginya debit air kiriman dari wilayah hulu Sungai Plumbon.
Hingga kini, pihak kecamatan masih melakukan pendataan jumlah rumah dan warga terdampak.
Selain permukiman, luapan air juga merendam area persawahan.
Di Mangunharjo, tanggul juga jebol namun tidak sepanjang yang terjadi di Mangkang Kulon.
Mirzaq menambahkan, kejadian tanggul jebol di Sungai Plumbon kerap berulang. Sebelumnya, peristiwa serupa terjadi pada 3 Maret 2026.
Untuk penanganan sementara, dari peristiwa jebolnya tanggul Sungai Plumbon yang tercatat terus berulang.
Baca juga: Penanganan Tanggul Kritis di Adimulyo Kebumen Selesai, Dilanjutkan Penanaman Rumput Vetiver
Pihak kecamatan akan menggencarkan pembersihan akar-akar pohon di bantaran sungai.
Diduga turut memperlemah struktur tanggul akibat sedimentasi yang menumpuk.
"Salah satu faktor tanggung jebol yang kami identifikasi itu akar pohon di bantaran. Kami sedang petakan bersama BBWS yang tadi ikut melakukan penebangan dan pembersihan sungai," ujarnya. (Rad)