IDM dan BTN Teken Kolaborasi, Perkuat Ekosistem Digital Pariwisata di Prambanan
Yoseph Hary W April 30, 2026 10:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - InJourney Destination Management (IDM) bersama PT Bank Tabungan Negara (BTN) resmi menjalin kemitraan strategis untuk mempercepat transformasi digital di kawasan Candi Prambanan dan Ratu Boko.

Kolaborasi yang diteken pada akhir April 2026 ini bertujuan untuk membangun ekosistem pariwisata yang lebih modern melalui integrasi layanan perbankan digital, guna meningkatkan inklusi keuangan sekaligus memperkuat ekonomi berbasis destinasi di salah satu situs warisan dunia tersebut.

Bangun ekosistem pariwisata

Direktur Utama IDM, Febrina Intan menilai, kolaborasi ini merupakan langkah penting dalam membangun pariwisata yang mengedepankan kualitas dan pengalaman atau experience, bukan sekadar kuantitas kunjungan. Menurutnya, InJourney bukanlah agen tiket. Fokus utama IDM  bukan menjual tiket sebanyak-banyaknya, tetapi memberikan cerita seluas-luasnya bagi masyarakat.

"Kolaborasi adalah hal yang sangat penting. Kita tidak bisa berdiri sendiri dalam membangun ekosistem pariwisata. Karena itu, kemitraan strategis penting bagi kita semua," ujar Febrina, saat penandatanganan kemitraan dengan BTN di Lapangan Garuda, Candi Prambanan, Kamis (30/4/2026). 

Febrina berharap sinergi ini akan memberikan dampak langsung pada pemberdayaan ekonomi lokal. Ia bercerita, IDM saat ini membina sedikitnya 2.500 UMKM serta 1.200 penari Sendratari Ramayana yang berasal dari sanggar-sanggar di sekitar lokasi candi. Melalui dukungan BTN, aktivasi pemasaran dan dampak sosial-ekonomi bagi masyarakat sekitar Borobudur, Prambanan, Ratu Boko, hingga TMII diharapkan dapat terakselerasi.

Strategi

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu menjelaskan, keterlibatan BTN dalam sektor pariwisata merupakan bagian dari strategi beyond mortgage. BTN kini tidak hanya fokus pada pembiayaan perumahan (KPR), tetapi juga masuk ke ekosistem kebutuhan keluarga, termasuk rekreasi. Menurutnya, sektor pariwisata berkontribusi besar terhadap PDB, yakni hampir 4 persen, dan jika digabung dengan sektor turunannya mencapai 5 persen. 

"Ada 25,9 juta orang yang hidupnya bergantung pada sektor ini, mulai dari UMKM kuliner hingga transportasi," paparnya. 

Nixon mengatakan, BTN berkomitmen memberikan dukungan penuh mulai dari sistem pembayaran (digital payment), pengelolaan traffic transaksi, hingga pembiayaan bagi grup InJourney Destination Management. Ia mengungkapkan bahwa BTN yang kini memiliki 7 juta nasabah, dengan 4 juta di antaranya aktif menggunakan aplikasi Mobile Banking Bale, akan membuka kantor di kawasan TMII, Prambanan, dan Borobudur untuk mendukung operasional. Baginya pariwisata merupakan industri bagus dan berkembang pesat, yang sangat cocok berkolaborasi perbankan. 

"Semua negara maju pariwisatanya pasti maju, enggak ada yang kebalikan. Jadi semua negara maju pastilah wisatanya juga maju dan itu menjadi impian Indonesia juga," katanya.(*) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.