Ingin Berangkat Haji, Ketahui Lokasi Tempat Mustajab Berdoa saat Haji dan Umrah
Nur Nihayati April 30, 2026 11:03 PM

 

SERAMBINEWS.COM - Menunaikan ibadah haji merupakan impian bagi ummat islam.

Untuk berangkat haji membutuhkan niat dan selain itu perjalanan ini memerlukan fisik sehat dan kuat serta biaya perjalanan.

Di Mekkah ummat islam menunaikan rukun haji dan disertai dengan berbagai kegiatan ibadah lainnya.

Namun di sisi lain juga memperbanyak berdoa untuk keselamatan diri dan keluarganya.

Tempat mustajab berdoa yang paling dikenal berada di Makkah dan Madinah, seperti Multazam di Ka’bah, Raudhah di Masjid Nabawi, serta Padang Arafah saat wukuf. 

Lokasi-lokasi ini diyakini memiliki keutamaan khusus sehingga doa lebih mudah dikabulkan dengan izin Allah SWT.

Mekkah merupakan salah satu kota tujuan jemaah haji dan umrah.

Di Mekkah, terdapat Ka'bah, yaitu bangunan suci di tengah-tengah kompleks Masjidil Haram yang menjadi kiblat umat Islam.

Ka'bah, yang juga disebut Baitullah atau Rumah Allah, tentu merupakan tempat yang mustajab untuk berdoa.

“Sesungguhnya rumah (ibadah) yang pertama kali dibangun untuk manusia ialah yang di Bakkah (Mekkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam.” (QS. Ali Imran ayat 96)

Selain Ka'bah, ulama kelahiran Madinah, Hasan al-Bashri menyebutkan tempat-tempat di Mekkah yang mustajab untuk berdoa.

Mengutip Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), berikut daftar tempat yang mustajab untuk berdoa.

12 Tempat Mustajab untuk Berdoa di Mekkah

1. Saat Melaksanakan Tawaf

Tawaf mengelilingi Ka'bah bukan hanya gerakan fisik, tetapi juga ibadah yang penuh kedekatan dengan Allah SWT.

Dalam setiap putaran, jamaah dianjurkan memperbanyak doa karena berada di tempat paling mulia di muka bumi.

Rasulullah SAW. bersabda: “Tawaf di Ka'bah seperti shalat, hanya saja kalian boleh berbicara di dalamnya.” (HR. Tirmidzi)

2. Di Multazam

Multazam adalah area di antara Hajar Aswad dan pintu Ka'bah.

Di tempat ini, jamaah sering menempelkan dada dan wajah sambil berdoa dengan penuh harap. 

Diriwayatkan bahwa para sahabat biasa berdoa di sini karena diyakini sebagai tempat terkabulnya doa.

3. Di Bawah Mizab (Talang Ka'bah)
Mizab adalah talang emas di atas Ka'bah tempat air hujan mengalir.

Berdoa di bawahnya dipercaya membawa keberkahan karena termasuk area yang dekat dengan Ka'bah. 

Banyak ulama menyebut tempat ini sebagai salah satu lokasi mustajab.

4. Di Dalam Ka'bah
Masuk ke dalam Ka'bah adalah kesempatan langka. Jika seseorang mendapatkannya, maka ia berada di tempat yang sangat suci.

“Rasulullah SAW. masuk ke dalam Ka'bah bersama Usamah bin Zaid, Bilal, dan Utsman bin Thalhah. Lalu beliau menutup pintunya. Ketika beliau keluar, aku (Ibnu Umar) bertanya kepada Bilal: ‘Apa yang dilakukan Nabi ﷺ di dalam?’ Bilal menjawab: ‘Beliau berdiri dan shalat (berdoa) di dalamnya.’” (HR. Bukhari no. 505 dan Muslim no. 1329)

Hadis ini menunjukkan keutamaan masuk ke dalam Ka'bah adalah untuk bermunajat secara langsung kepada Allah.

5. Saat Meminum Air Zamzam
Air dari Sumur Zamzam memiliki keutamaan luar biasa.

Sumber air ini diyakini merupakan mukjizat dari Allah SWT ketika Nabi Ismail yang masih bayi menghentakkan kakinya ke tanah dan keluarlah air yang tidak pernah surut.

Rasulullah SAW. bersabda: “Air Zamzam sesuai dengan niat orang yang meminumnya.” (HR. Ibnu Majah)

6. Di Bukit Shafa dan Marwah
Bukit Shafa dan Marwah adalah bagian dari syiar Allah bagi jemaah haji dan umrah.

Setiap kali sampai di salah satu bukit, jamaah disunnahkan berhenti sejenak untuk berzikir dan berdoa.

Allah berfirman: “Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebagian dari syiar Allah...” (QS. Al-Baqarah: 158)

7. Saat Sa’i antara Shafa dan Marwah
Ketika berjalan atau berlari kecil (sa’i), jamaah tidak hanya menunaikan rukun ibadah haji dan umrah, tetapi juga dianjurkan memperbanyak doa.

Setiap langkah mengingatkan pada perjuangan Siti Hajar ketika mencari air untuk putranya, Nabi Ismail yang masih bayi, sehingga doa yang dipanjatkan selama Sa'i menjadi lebih khusyuk dan penuh makna.

8. Di Maqam Ibrahim
Maqam Ibrahim adalah batu tempat pijakan Nabi Ibrahim AS saat membangun Ka'bah.

Setelah tawaf, jemaah haji dan umrah dianjurkan untuk shalat di belakangnya. 

Allah berfirman: “Jadikanlah sebagian Maqam Ibrahim sebagai tempat shalat.” (QS. Al-Baqarah: 125)

9. Di Padang Arafah
Wukuf di Padang Arafah adalah puncak ibadah haji, yang dilakukan pada waktu setelah tergelincirnya matahari hingga terbenam matahari pada 9 Dzulhijjah.

Rasulullah SAW. bersabda: “Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah.” (HR. Tirmidzi)

Di tempat ini, jutaan jamaah berkumpul memohon ampunan dengan penuh harap selama wukuf.

10. Di Muzdalifah
Muzdalifah menjadi tempat bermalam setelah wukuf di Arafah.

Mabit di Muzdalifah diisi dengan ibadah seperti berdoa, berdzikir, dan mendekatkan diri kepada Allah.

Waktu malam yang tenang menjadikan jemaah haji lebih khusyuk dalam berdoa.

11. Di Mina
Setelah Muzdalifah, Mina adalah lokasi pelaksanaan lempar jumrah.

Selain itu, jamaah dianjurkan memperbanyak doa sebagai bentuk ketundukan kepada Allah dan penguatan iman.

12. Saat Melempar Jumrah
Di tiga lokasi jumrah (Ula, Wusta, dan Aqabah), jamaah melempar batu sebagai simbol melawan godaan setan.

Setelah melempar jumrah, jemaah haji dianjurkan untuk berdoa.

“Bahwasanya Ibnu Umar ra. melempar jumrah ula dengan tujuh batu kecil, lalu bertakbir setiap kali melempar. Kemudian ia maju ke depan, berdiri menghadap kiblat, lalu berdoa dengan mengangkat kedua tangannya dan berdiri lama.
Kemudian ia melempar jumrah wusta seperti itu, lalu maju ke kiri dan berdiri menghadap kiblat, berdoa dengan mengangkat kedua tangannya dan berdiri lama.
Adapun pada jumrah Aqabah, ia melempar dari bagian bawah lembah dan tidak berdiri (untuk berdoa) di situ.” (HR. Bukhari no. 1751)

Dalam riwayat tersebut, Abdullah bin Umar menyebutkan: “Demikianlah aku melihat Nabi ﷺ melakukannya.”

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.