Buntut Dugaan Pencemaran Limbah Hotel dan Mall, Lurah Tegallega Bogor Sampaikan Fakta Terbaru
Soewidia Henaldi April 30, 2026 11:07 PM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH -- Lurah Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Hardi Suhardiman menyampaikan klarifikasi terkait dugaan pencemaran sungai Ciparigi.

Dalam keterangannya, Hardi Suhardiman mengaku sudah bertemu dengan pihak Mall Botani dan Hotel Santika Bogor yang sebelumya dikaitkan dengan kasus dugaan pencemaran tersebut.

“Intinya kami (kelurahan) sudah bertemu dengan manejemen termasuk manajemen Hotel Santika,” kata Hardi Suhardiman saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Kamis (30/4/2026) malam.

Dalam pertemuan itu, kata Hardi, manajemen Mall Botani dan Hotel Santika membeberkan sejumlah fakta.

Keterangan yang disampaikan oleh Mall Botani dan Hotel Santika kata Hardi meliputi perizinan serta rekomendasi dari Lingkungan Hidup hingga sampel hasil uji laboratorium terkait dugaan limbah tersebut.

"Untuk hasil labnya sendiri, manajemen mengklaim hasilnya bagus dan tidak mencemari lingkungan. Perizinan dari LH- nya sudah ada. Terakhir bulan Februari 2026, kesimpulannya bagus menurut mereka,” ujarnya.

Dalam pertemuan yang digelar bersama Mall Botani Squere dan Hotel Santika, perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup serta RT setempat, Hardi Suhardiman juga menjelaskan perihal kegiatan press gathering yang digelar pada 29 April 2026. 

Kegiatan itu diikuti puluhan wartawan yang berlokasi kantor Kelurahan Tegallega, Kota Bogor.

Hardi mengakui ada sejumlah pertanyaan mengenai pembuangan limbah yang dikeluhkan warga.

Tanggapan dari Hotel Santika

Pihaknya kata Denny, selalu patuh akan aturan yang berlaku terkait lingkungan hidup.

"Kami sudah memperlihatkan kepada Lurah hasil uji lab di bulan Januari dan Februari 2026 yang hasilnya masih dibawah ambang baku yang ditetapkan serta ijin IPLC yang masih berlaku," ujarnya.

Warga setempat mengeluhkan bau tidak sedap yang muncul saat limbah tersebut dialirkan.

Meski tidak terjadi setiap hari, warga menyebut bau menyengat kerap tercium ketika proses pembuangan limbah dilakukan.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.