Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kota Ambon berlangsung meriah dan sarat kegiatan sosial, Jumat (1/5/2026).
Kegiatan ini digagas oleh Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Maluku bersama Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) SOKSI Maluku yang dipusatkan di Lapangan Merdeka.
Beragam aktivitas digelar untuk memeriahkan perayaan, mulai dari jalan santai, senam sehat, hingga pembagian doorprize.
Baca juga: Kombes Indra Gencar Berantas Narkoba di Maluku: 56 Kasus dan 71 Tersangka Terungkap dalam 4 Bulan
Baca juga: Proyek Hilirisasi Kelapa dan Pala Mulai Berjalan, Bakal Serap 18 Ribu Tenaga Kerja
Suasana penuh keakraban dan semangat perjuangan hak buruh pun terasa dalam kebersamaan tersebut.
Ketua Korwil KSBSI Maluku, Yehezkiel Haurissa, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi dengan pihak perusahaan dalam upaya membangun kualitas sumber daya pekerja di Maluku.
Menurutnya, kerja sama tersebut difokuskan pada advokasi dan pendampingan agar hak-hak pekerja, seperti upah dan jaminan BPJS Ketenagakerjaan, dapat terpenuhi.
“Tujuannya membicarakan isu perburuhan. Karena itu kami memilih organisasi yang memiliki visi yang sama, salah satunya Depidar SOKSI Maluku,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat komunikasi antara buruh dan dunia industri, sehingga ke depan mampu meningkatkan kualitas serta semangat para pekerja di Maluku.
Sementara itu, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Daerah Maluku, Kasrul Selang, mengapresiasi pelaksanaan May Day yang diisi dengan kegiatan positif dan harmonis.
Menurutnya, perayaan tersebut menunjukkan kedewasaan organisasi buruh dalam memperjuangkan hak tanpa harus turun ke jalan dengan risiko tinggi.
“Ini menunjukkan bahwa perjuangan hak buruh dapat dilakukan melalui kegiatan sosial yang bermanfaat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku untuk terus memperkuat kebijakan ketenagakerjaan yang berkeadilan, termasuk melalui peningkatan program pelatihan vokasi.
“Saya percaya, melalui sinergi antara pemerintah, serikat buruh, dan dunia usaha, kita dapat menciptakan iklim kerja yang sehat, produktif, dan berkeadilan,” tambahnya.
Sebelumnya, kegiatan diawali dengan jalan santai yang mengambil start dari depan Gong Perdamaian. Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto hadir membuka kegiatan tersebut.
Rute jalan santai melintasi Gereja Maranatha, kawasan Polda Maluku lama, PGRI, dan berakhir di Lapangan Merdeka.
Kegiatan ini diikuti ratusan pekerja dan berlangsung penuh antusiasme. (*)