Polda Metro Jaya Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat Hari Buruh di DPR
Dian Anditya Mutiara May 03, 2026 08:35 AM

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Polda Metro Jaya memulangkan 101 orang yang sebelumnya diamankan terkait dugaan potensi kericuhan dalam peringatan Hari Buruh Internasional di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan, seluruhnya telah menjalani pemeriksaan dan dipulangkan ke keluarga masing-masing dengan pendampingan LBH Jakarta.

“Benar, 101 orang yang semalam dimintai keterangan sudah dipulangkan ke rumah masing-masing. Mereka dijemput keluarga dan dalam pendampingan LBH Jakarta. Mereka bukan merupakan bagian dari serikat buruh yang menyampaikan aspirasi,” kata Budi, saat dikonfirmasi, dikutip Minggu (3/5/2026).

Meski demikian, polisi masih melakukan pendalaman terhadap sejumlah barang bukti yang diamankan, seperti selebaran dan dugaan rencana aksi. 

Baca juga: TAUD Kecam Penangkapan Massal Membabi Buta di Aksi May Day 2026: Polisi Langgar KUHAP!

Proses tersebut dilakukan oleh Satgas Penegakan Hukum untuk mengetahui kemungkinan keterkaitan dengan pihak yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Budi menegaskan, penyelidikan dilakukan secara profesional dan mengimbau masyarakat tidak berspekulasi. 

Ia juga memastikan kepolisian tetap menghormati hak warga untuk menyampaikan pendapat di muka umum selama dilakukan secara tertib dan damai.

“Barang yang ditemukan, termasuk selebaran dan rencana aksi, masih didalami Satgas Gakkum. Pendalaman ini untuk melihat keterkaitannya dengan kelompok yang mencoba mengganggu kamtibmas,” beber Budi.

“Penyampaian pendapat adalah hak warga negara, tetapi harus dilakukan secara tertib, damai, dan bertanggung jawab,” sambung eks Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan itu.

Amankan 101 Orang di Aksi May Day

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengamankan 101 orang terkait aksi Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 pada Jumat (1/5/2026). 

Mereka ditangkap karena diduga berupaya memicu kerusuhan dalam aksi tersebut.

“Sejumlah 101 orang sedang memberikan informasi kepada kami, dan kami sampaikan setelah selesai penyampaian informasi tersebut mereka akan segera kembali ke rumahnya masing-masing," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat malam. 

Ratusan orang itu diduga merupakan kelompok perusuh yang hendak menyusup ke dalam aksi buruh. 

Iman menyebut bahwa mereka yang diamankan berusia antara 20 hingga 35 tahun.

Seluruhnya, tambah dia, tidak berstatus tersangka dan akan dipulangkan setelah pemeriksaan selesai.

Baca juga: Dipulangkan setelah Diperiksa, 101 Orang Diduga Berupaya Memicu Kerusuhan saat May Day di Jakarta

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga kelompok tersebut berencana mengadu domba antarserikat buruh, merusak fasilitas umum, serta memprovokasi dan menyerang petugas keamanan. 

Mereka juga disebut akan memanfaatkan media sosial untuk memancing emosi massa.

Polisi menemukan adanya rencana terstruktur terkait waktu pelaksanaan kerusuhan. 

Dari penangkapan tersebut, petugas menyita sejumlah barang bukti, antara lain botol, bahan bakar, paku beton, ketapel, senjata tajam, alat komunikasi, serta uang sekitar Rp10,9 juta.

“Mereka juga akan menggunakan media sosial untuk melakukan upaya provokasi agar massa yang lebih beringas bisa bergabung, atau memicu kemarahan massa yang lainnya,” kata dia.

“Sebagian melakukan perusakan terhadap beton atau pagar pembatas, sehingga rencananya kalau tiba waktunya terjadi kerusuhan, memudahkan mereka untuk merobohkan pagar pembatas,” tambahnya.

Lebih lanjut, Polda Metro Jaya memastikan peringatan May Day 2026 di Jakarta berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Aksi buruh digelar di sejumlah titik, antara lain Monas, Gedung DPR/MPR RI, dan Kantor Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengapresiasi buruh yang menyampaikan aspirasi secara damai. 

Ia menyebut pengamanan dilakukan secara humanis, persuasif, dan edukatif, serta arus lalu lintas tetap lancar.

“Alhamdulillah kegiatan May Day berjalan aman, tertib, dan dapat dikendalikan. Kami mengapresiasi saudara-saudara buruh yang telah menyampaikan aspirasi dengan baik,” ujarnya. 

Budi mengungkapkan, perwakilan peserta aksi telah diterima Wakil Ketua DPR RI beserta tim untuk menyampaikan tuntutan secara langsung. 

Namun, Polda Metro Jaya menemukan indikasi adanya kelompok tertentu yang diduga hendak menyusupi aksi damai tersebut.

"Satgas Penegakan Hukum Polda Metro Jaya menemukan indikasi adanya upaya kelompok tertentu untuk menciderai momen penyampaian pendapat yang damai," tutur dia. (m31)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.