TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Hingga hari kedua pencarian, seorang warga Kabupaten Merangin yang tenggelam di sungai belum berhasil ditemukan, Minggu (3/5/2026).
Korban diketahui bernama Yahya (57), warga Desa Titian Teras, Kecamatan Batang Masumai.
Yahya diduga tenggelam di aliran Sungai Batang Masumai saat hendak beraktivitas ke kebun.
Anak korban, Nahrawi, menceritakan peristiwa itu bermula pada Jumat pagi (1/5/2026).
Saat itu, korban berpamitan pergi ke kebun untuk melihat pohon duku yang sedang berbuah.
Korban sempat pulang ke rumah pada siang hari setelah melaksanakan salat Jumat.
Namun, pada sore harinya korban kembali ke kebun dan tidak kunjung pulang hingga malam.
Sejumlah Barang Ditemukan
Merasa khawatir, Nahrawi bersama keluarga menyusul ke kebun dengan menyeberangi Sungai Batang Masumai.
Sesampainya di lokasi, keluarga tidak menemukan keberadaan korban.
Keluarga hanya menemukan tas, parang, kacamata, serta sandal korban yang tinggal sebelah di tepi sungai.
Pada malam itu juga, pihak keluarga langsung berkoordinasi dengan perangkat desa dan warga sekitar.
“Kami langsung menghubungi keluarga, kepala dusun, dan perangkat desa untuk membantu mencari ayah saya,” ujar Nahrawi.
Ia berharap pemerintah desa dan pihak terkait dapat membantu menemukan ayahnya yang diduga tenggelam.
Sementara itu, Kepala Desa Titian Teras, Hukmi Zakaria, mengatakan pencarian langsung dilakukan setelah menerima laporan dari keluarga korban.
Pemerintah desa bersama warga setempat melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
Pihak desa juga berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Merangin dan tim SAR gabungan.
“Pencarian sudah berjalan dua hari, namun korban masih belum ditemukan,” kata Hukmi.
Ia menyebutkan pencarian melibatkan satu tim BPBD Merangin, satu tim Basarnas, serta satu tim MTA.
Tim gabungan menyisir aliran Sungai Batang Masumai secara menyeluruh.
Area pencarian bahkan diperluas hingga ke bagian hilir sungai yang mendekati wilayah Kota Bangko.
Hukmi juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai.
Ia mengingatkan debit air Sungai Batang Masumai kerap meningkat saat hujan turun.
Sementara itu, Koordinator Pos SAR Bungo Basarnas, M Andri, mengatakan pencarian telah dilakukan sejak Sabtu (2/5/2026).
Tim SAR Bungo bersama BPBD Merangin, MTA Merangin, Babinsa Batang Masumai, dan Polsek Bangko turut dilibatkan.
“Tim SAR gabungan masih terus menyisir sepanjang aliran sungai untuk menemukan korban atas nama Yahya,” ujar M Andri.
Hingga Minggu sore, korban masih belum ditemukan dan operasi pencarian terus dilanjutkan. (Tribunjambi.com/Frengky Widarta)
Baca juga: Keributan Malam di Kos, Pernyataan Dosen di Jambi vs Pihak Istri dan Kesaksian Pak RT
Baca juga: Lowongan Kerja 2026 di BTN, Simak Posisi, Tugas dan Cara Melamar