Momen Wali Kota Tarakan dan Istri Berangkat Haji, Diantar Anak dan Cucu Quino, Rutin jalan Kaki
Junisah May 04, 2026 01:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Suasana haru menyelimuti momen keberangkatan Wali Kota Tarakan, Khairul bersama istri menunaikan ibadah haji. Di tengah prosesi pelepasan, tampak anak, keluarga besar turut hadir mengantar, termasuk sang cucu tercinta, Quino, yang menjadi bagian dari momen penuh kehangatan tersebut, Senin (4/5/2026).

Keberangkatan orang nomor satu di Tarakan ini tidak hanya menjadi perjalanan spiritual, tetapi juga momentum keluarga yang sarat makna. Khairul terlihat didampingi istri dan anggota keluarga inti, dengan suasana sederhana namun penuh khidmat.

Dalam keterangannya sebelum berangkat, Khairul menyampaikan persiapannya menghadapi ibadah haji dilakukan secara sederhana dan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.

“Persiapan saya kira biasa saja, standar. Seperti mengikuti manasik, kegiatan-kegiatan, melakukan olahraga seperti jalan kaki, menjaga minum, istirahat cukup. Jadi tidak ada sesuatu yang berlebihan,” ujarnya.

Baca juga: Breaking News, Isak Tangis Warnai Keberangkatan Calon Haji Tarakan, Suciati Punya Doa Khusus

Ia menegaskan dirinya dan keluarga tidak menggelar acara besar menjelang keberangkatan. Hal itu dilakukan agar kondisi fisik tetap terjaga.

“Kami memang tidak ada undangan syukuran besar dan mewah. Cukup selamatan di keluarga inti saja, anak-anak, orang tua. Supaya tidak capek juga karena terlalu banyak acara,” tambahnya.

Khairul menjelaskan, selama beberapa bulan terakhir dirinya aktif mengikuti rangkaian manasik haji, baik teori maupun praktik. Bahkan ia juga mengikuti bimbingan tambahan melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).

“Manasik haji beberapa kali saya ikuti, termasuk praktiknya. Kami juga masuk di grup KBIH yang ada manasik tambahan. Jadi selama dua bulan ini cukup intens, termasuk cek kesehatan dan mengikuti saran dokter,” jelasnya.

Perjalanan haji kali ini memiliki makna khusus bagi Khairul. Ia mengungkapkan sebelumnya pernah menunaikan ibadah haji pada tahun 2000, namun saat itu berstatus sebagai petugas kesehatan sehingga tidak bisa fokus beribadah secara penuh.

Baca juga: Lepas Jemaah Calon Haji Kloter 7, Wakil Wali Kota Tarakan Ibnu Saud Titip Doa 

“Saya sebenarnya ini yang kedua. Tahun 2000 saya naik, tapi sebagai petugas kesehatan, jadi tidak bisa full ibadah. Nah sekarang ini saya ingin fokus sebagai jemaah,” ungkapnya.

Keinginan tersebut juga dilatarbelakangi oleh niat untuk mendampingi sang istri yang sebelumnya belum menunaikan ibadah haji. Ia mendaftar bersama istrinya sejak tahun 2013 dan akhirnya mendapat panggilan setelah menunggu selama 13 tahun.

“Ini dalam rangka memenuhi rukun Islam kelima dan mendampingi istri yang belum naik haji. Alhamdulillah, setelah 13 tahun akhirnya dapat panggilan,” katanya.

Demi fokus beribadah, Khairul menolak tawaran untuk menjadi Ketua Rombongan haji.

“Saya kemarin ditawari jadi Ketua Rombongan, tapi tidak. Saya ingin jadi jemaah full, supaya bisa melaksanakan ibadah haji dengan maksimal,” tegasnya.

Ia pun memohon doa dari masyarakat Tarakan agar diberikan kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Wali Kota Tarakan bersama cucu 02 04052026
IKUT ANTAR SANG KAKEK - Tampak sang cucu, Quino ikut mengantar dan melepas keberangkatan sang kakek dan nenek, Wali Kota Tarakan bersama Ibu Wali Kota Tarakan pagi tadi, Senin (4/5/2026)

“Mohon doa semua masyarakat, semoga diberikan kesehatan, keselamatan, dan bisa melaksanakan ibadah haji secara penuh selama 40 hari,” ucapnya.

Dijadwalkan, Khairul bersama rombongan berangkat  haji pada 6 Mei dan akan kembali ke Tarakan pada 17 Juni mendatang.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.