Makna di Balik Tema Bogor Nanjeur dalam Logo HJB ke-544, Simbol Keteguhan Hadapi Zaman
Tsaniyah Faidah May 04, 2026 06:05 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Menjelang Hari Jadi Bogor (HJB) Ke-544, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor secara resmi meluncurkan logo HJB Tahun 2026 di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Senin (4/5/2026).

Peluncuran logo diawali dengan penayangan video hitung mundur, kemudian secara simbolis diresmikan oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, didampingi Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi.

Dalam kesempatan itu, Dedie Rachim menyampaikan apresiasi kepada dewan juri, Bank BJB, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya sayembara logo HJB Ke-544.

Sebelum peluncuran logo, Pemkot Bogor memberikan penghargaan kepada Muhamad Ilham Akbar sebagai pemenang sayembara logo HJB ke-544. 

“Hatur nuhun, apresiasi untuk panitia atas proses penyelenggaraan sayembara logo HJB Ke-544 yang menghadirkan karya segar dan penuh makna. Demikian juga untuk Kang Ilham Akbar, semoga dapat terus berpartisipasi dan berkontribusi pada HJB berikutnya,” ujar Dedie Rachim.

Dedie Rachim menjelaskan, penilaian logo dilakukan dengan melibatkan dewan juri yang memiliki kompetensi di bidang desain grafis, di antaranya Bima Nurin selaku Pembina Asosiasi Desain Grafis Indonesia (ADGI) Bandung, Ketua REKA Bogor, Georgian Marcello, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bogor, Rudiyana.

Terkait tema HJB ke-544, yakni “Bogor Nanjeur”, Dedie Rachim menilai tema tersebut memiliki makna kuat sebagai representasi semangat Kota Bogor dalam menghadapi tantangan zaman. “Nanjeur” memiliki arti tegak, maju, kokoh, dan pantang mundur.

“Bogor Nanjeur memiliki makna Kota Bogor harus terus berdiri tegak menghadapi berbagai tantangan, meneguhkan komitmen, serta membangun semangat masyarakat untuk siap menghadapi perkembangan zaman hari ini maupun ke depan,” jelasnya.

Pemenang sayembara logo HJB ke-544, Muhamad Ilham Akbar, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan Pemkot Bogor untuk berkontribusi melalui karya terbaiknya.

Ia menjelaskan, konsep logo terinspirasi dari berbagai identitas visual, termasuk logo-logo HJB sebelumnya, Wonderful Indonesia, serta identitas visual Kementerian Pemuda dan Olahraga. 

Konsep tersebut kemudian dipadukan dengan ikon khas Kota Bogor, seperti kujang dan tanduk kijang, hingga membentuk lekukan visual yang menjadi identitas logo HJB ke-544.

Dari sisi warna, biru melambangkan tingginya curah hujan serta keberadaan dua sungai yang membelah Kota Bogor, yakni Sungai Ciliwung dan Sungai Cisadane, yang merepresentasikan ketenteraman dan kedamaian. 

Warna hijau melambangkan Kebun Raya Bogor serta kesuburan alam Kota Bogor. Sementara warna kuning merepresentasikan sejarah panjang Kota Bogor yang berakar dari Kerajaan Pajajaran.

Warna merah melambangkan keberanian menghadapi tantangan zaman, dan warna abu-abu merepresentasikan netralitas serta kestabilan.

“Dengan logo ini, saya berharap Kota Bogor dan masyarakatnya menjadi lebih baik, lebih maju, dan lebih berjaya sesuai semangat tema yang diusung, Bogor Nanjeur,” kata Ilham Akbar.

Ketua Panitia HJB ke-544 Tahun 2026, Iceu Pujiati, menambahkan bahwa sayembara logo digelar sebagai upaya melibatkan partisipasi masyarakat sekaligus mewadahi kreativitas warga Kota Bogor.

“Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Ini membuktikan bahwa masyarakat Kota Bogor memiliki kreativitas dan potensi yang luar biasa,” ujarnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.