Banjir Bandang Terjang Muara Madras, Rumah Warga dan Jembatan Rusak
Heri Prihartono May 04, 2026 06:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO – Banjir bandang kembali melanda wilayah Kabupaten Merangin. Sebagian besar rumah warga di Desa Muara Madras, Kecamatan Jangkat, terdampak akibat meluapnya Sungai Mantenang yang dipicu intensitas hujan tinggi, Senin (4/5/2026).

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (3/5/2026) malam, setelah hujan mengguyur wilayah tersebut sejak siang hingga malam hari.

Warga Desa Muara Madras, Zurmen, saat dihubungi Tribunjambi.com melalui sambungan telepon, menjelaskan kronologi kejadian banjir bandang tersebut. Ia mengatakan, sejak siang hari hujan turun dengan intensitas cukup lebat.

“Kejadian banjir terjadi setelah Magrib. Penyebabnya karena hujan deras sejak sore hari, intensitasnya tinggi dan berlangsung cukup lama,” kata Zurmen.

Ia menambahkan, air mulai merendam permukiman warga sekitar pukul 19.00 WIB. Bahkan, Masjid Rajo Tiang So di desa tersebut sudah terendam air sebelum salat Isya.

“Hujan mulai turun sekitar pukul 14.00 WIB dengan intensitas cukup lebat. Sekitar pukul 19.00 WIB, air sudah merendam masjid,” ujarnya.

Zurmen menjelaskan, banjir bandang terjadi akibat meningkatnya debit air Sungai Mantenang secara tiba-tiba.

“Alhamdulillah, pagi ini air sudah mulai surut. Karakter banjir bandang memang naiknya cepat dan surutnya juga cepat. Namun, dampaknya cukup besar, banyak rumah warga terendam beserta isi di dalamnya,” jelasnya.

Selain merendam permukiman, banjir juga berdampak pada lahan pertanian dan infrastruktur. Sejumlah sawah yang berada di dekat sungai ikut terendam.

“Ada juga bangunan bekas TK yang hanyut terbawa arus. Satu jembatan gantung runtuh karena tiangnya roboh, dan satu lagi di Lubuk Pungguk putus. Padahal itu akses utama ke lahan pertanian warga,” ungkapnya.

Sementara itu, jembatan yang berada di tengah Desa Muara Madras masih dapat digunakan, meskipun sebagian pondasinya mengalami longsor.

Zurmen berharap peristiwa banjir bandang ini mendapat perhatian serius dari pemerintah. Ia menyebut hingga saat ini belum ada bantuan yang diterima warga dari Pemerintah Kabupaten Merangin.

“Kami berharap ada perhatian dan bantuan dari pemerintah untuk warga terdampak,” tutupnya.

(Tribunjambi.com/Frengky Widarta)

Baca juga: Wabup Abdul Khafidh Tinjau Lokasi dan Salurkan Bantuan Banjir Di Pulau Bayur

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.