Semen Padang FC Degradasi ke Championship, Suhatman Imam: Sudah Saya Prediksi dari Awal
Rezi Azwar May 04, 2026 09:02 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Legenda Semen Padang FC, Suhatman Imam, menilai turunnya Kabau Sirah ke Liga 2 atau Championship sudah dapat diprediksi sejak awal musim.

Hal itu disampaikan Suhatman setelah Semen Padang FC dipastikan terdegradasi usai menelan kekalahan dari Dewa United.

Menurut dia, salah satu faktor utama yang membuat Semen Padang FC gagal bertahan di kasta tertinggi sepak bola nasional adalah kualitas tim yang dinilai belum memadai.

“Sudah saya prediksi dari awal. Karena kualitas pelatih dan pemain banyak yang tidak memenuhi syarat,” kata Suhatman Imam saat diwawancarai TribunPadang.com, Senin (4/5/2026).

Ia menilai, menghadapi kompetisi Liga 2 musim depan, Semen Padang FC perlu melakukan pembenahan besar-besaran, baik dari sisi komposisi pemain maupun jajaran staf pelatih.

Baca juga: Semen Padang Susul PSBS Biak, Dipastikan Degradasi Usai Kalah 0-1 dari Dewa United

Suhatman menyebut, evaluasi menyeluruh menjadi langkah penting agar tim bisa segera bangkit.

“Harus ada perubahan. Cari pemain yang berkualitas. Bisa belajar dari tim seperti PSS Sleman,” ujarnya.

Tak hanya itu, Suhatman juga menyoroti perlunya audit eksternal terhadap manajemen klub.

Menurutnya, evaluasi di level pengelolaan organisasi menjadi hal mendesak untuk mengetahui akar persoalan yang terjadi di internal tim.

Baca juga: Breaking News: Semen Padang Kalah 0-1 dari Dewa United, Kabau Sirah Dipastikan Terdegradasi

“Sangat perlu diaudit eksternal manajemen Semen Padang,” katanya.

Saat ditanya soal kemungkinan adanya persoalan di dalam manajemen, Suhatman menilai hal itu bisa saja terjadi.

Ia menyinggung proses perekrutan pemain dan pelatih yang menurutnya patut dievaluasi lebih dalam.

“Ada kemungkinan pembelian pemain dan pelatih tidak sesuai dengan kualitas. Bisa saja terjadi harga yang tidak sebanding,” ucapnya.

Baca juga: Dewa United Unggul 1-0 atas Semen Padang di Babak Pertama, Sundulan Noah Wail Jadi Pembeda

Ia juga menyoroti besarnya dukungan yang telah diberikan kepada klub.

“Kasihan Andre Rosiade sudah banyak mengeluarkan dana, tetapi hasilnya tim tetap degradasi,” katanya.

Terkait komposisi pengurus yang diisi sejumlah figur berlatar belakang politik, Suhatman menegaskan hal terpenting adalah menempatkan orang-orang yang memahami sepak bola dan memiliki kapasitas dalam mengelola klub.

“Tempatkan orang yang berkualitas dan paham sepak bola,” tegasnya.

Untuk menghadapi Liga 2 musim depan, Suhatman meminta Semen Padang FC melakukan persiapan yang lebih matang, terutama dalam menentukan pelatih, merekrut pemain, dan menyiapkan waktu persiapan tim.

Baca juga: Line Up Semen Padang vs Dewa United: Rendy Oscario Kembali Kawal Gawang Kabau Sirah

“Persiapan harus lebih sempurna, terutama dalam pemilihan pemain, pelatih, serta masa persiapan,” ujarnya.

Meski baru saja terdegradasi, Suhatman berharap Semen Padang FC tidak larut dalam kekecewaan.

Ia meminta Kabau Sirah segera bangkit dan menatap musim baru dengan semangat baru.

“Bangkit, kerja keras, dan percaya diri. Jangan larut dalam kegagalan,” tutupnya.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.