Situasi Memanas, Kapal Dagang Berbendera Korsel Diserang di Selat Hormuz
Glery Lazuardi May 05, 2026 12:36 AM

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah kapal Korea Selatan dilaporkan diserang saat melintas di kawasan Selat Hormuz pada Senin (4/5/2026).

Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh media Korea, Chosun Daily, yang mengutip pernyataan pejabat pemerintah.

Pemerintah Korea Selatan melalui Kementerian Luar Negeri sebelumnya menyatakan masih melakukan verifikasi terkait insiden tersebut.

Namun, hasil pemeriksaan awal memastikan tidak ada warga Korea Selatan yang menjadi korban dalam serangan itu.

“Kami telah memastikan pada pemeriksaan awal bahwa tidak ada korban jiwa di antara warga negara kami,” ujar pejabat Kementerian Luar Negeri Korea Selatan.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk, khususnya di sekitar Selat Hormuz yang menjadi jalur strategis pelayaran internasional.

Di sisi lain, pejabat Amerika Serikat juga memberikan klarifikasi terkait laporan terpisah yang menyebut adanya serangan terhadap kapal Angkatan Laut AS di wilayah yang sama.

Klaim tersebut sebelumnya disampaikan oleh media yang berafiliasi dengan Garda Revolusi Iran (IRGC).

Pejabat AS menegaskan bahwa tidak ada kapal Angkatan Laut Amerika yang terkena serangan di kawasan tersebut. Pernyataan ini juga diperkuat oleh Komando Pusat AS (CENTCOM).

CENTCOM menyebutkan bahwa dua kapal berbendera Amerika berhasil melintasi Selat Hormuz dengan aman pada hari yang sama.

“Rudal yang diluncurkan itu bahkan tidak mendekat sama sekali," tambah CENTCOM dalam pernyataannya.

Baca juga: Operasi Maritim AS di Hormuz Dimulai: Sembilan Kapal Tercatat Melintas. Iran Siaga Penuh

Selain itu, CENTCOM menegaskan bahwa pihaknya masih menjalankan operasi pengamanan maritim serta mendukung kebijakan blokade terhadap pelabuhan Iran.

Sementara itu, media Iran melaporkan bahwa negaranya telah menyiapkan berbagai skenario lanjutan yang akan dijalankan jika diperlukan, meski tidak dijelaskan secara rinci.

Hingga kini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai pelaku serangan terhadap kapal Korea Selatan maupun dampak kerusakan yang ditimbulkan.

Situasi di kawasan tersebut masih terus dipantau oleh otoritas terkait dari berbagai negara.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.