Modus 'Wali Peramal', Kiai Cabul di Pati Diduga Perdaya 50 Santriwati Berlatar Belakang Yatim Piatu
Lulu Adzizah F May 05, 2026 09:12 AM

- Terbongkar akal bulus Ashari, oknum Kiai di pondok pesantren Ndholo Kusumo, Kecamatan Tlogowungi, Kabupaten Pati, Jawa Tengah yang diduga mencabuli 50 santriwati.

Bukan cuma mencabuli, Ashari diduga juga menipu pegawainya sehingga mengalami kerugian materi dan tenaga kala melayani sang Kiai.

Kasus dugaan pencabulan yang dilakukan Ashari nyatanya telah dilaporkan oleh para korban sejak tahun 2024 lalu.

Ada delapan korban yang mengadukan perilaku bejat Ashari ke kepolisian.

Namun kasus tersebut buntu, Ashari pun masih bebas berkeliaran.

Hingga di tahun 2026 ini, kasus tersebut kembali diviralkan warga setempat beserta pengacara korban, Ali Yusron.

Kepada publik, Ali Yusron bercerita bahwa jumlah santriwati yang menjadi korban diduga bisa mencapai 30 hingga 50 orang.

Mayoritas korban merupakan siswi tingkat SMP dengan latar belakang yatim piatu.

“Informasi sampai 50 korban itu belum ada pernyataan resmi kepada penyidik. Kami akan membuka detail barang bukti dan perkembangan kasus dalam rilis resmi mendatang,” kata Ali.

Akal-akalan pelaku

Tega menodai puluhan santriwati, tabiat Ashari dibongkar mantan pegawainya, Shofi.

Kerja dari tahun 2008 sampai 2018, Shofi pilu karena dibuat rugi oleh Kiai Ashari.

Selama 10 tahun itulah Shofi tak sadar dirinya dijadikan budak.

Tak hanya tenaga, bahkan uang Shofi juga ikut diambil Ashari.

"Wah enggak terhitung (kasih uang ke Ashari), tenaganya aja sampai di pakai di mushola, di sini juga malam hari. Kalau 2009 pernah jual tanah Rp9 juta," pungkas Shofi.

Bukan tanpa alasan Shofi mau mengabdi hingga tak sadar jadi budak Kiai Ashari.

Shofi menyebut bahwa Ashari telah dianggap sebagai Wali.

Alasannya karena kata Shofi, Ashari jago menebak masa depan termasuk soal kematian dan kelahiran.

Hal itulah yang membuat warga dan santriwati percaya pada Ashari.

"Karena saya anggap dia itu walinya gusti Allah. Dia tahu semuanya, mbah saya akan meninggal dia tahu. Adik saya mau melahirkan jam 11 malam itu disuruh ngebel adek saya 'nanti adekmu lahir jam 12, cowok, nanti kasih nama ini'," akui Shofi.

Namun ironinya, saking percayanya pada Ashari, Shofi baru sadar akan perilaku bejat sang Kiai.

Shofi bercerita bahwa istrinya pernah dilecehkan oleh Ashari di depannya.

"Istri saya juga gitu kalau salaman, dicium pipi kanan kiri, jidat, bibir juga. Banyak, hampir semua (santriwati dicium bibir)," imbuh Shofi.

Jadi tersangka tapi belum DITAHAN

Sementara itu terkait dengan kasus dugaan pencabulan yang dilakukan Ashari, pihak kepolisian mengurai fakta baru.

Ashari ternyata sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka sejak 28 April 2026.

Kendati demikian, Ashari hingga kini masih menghirup udara bebas.

Terkait dengan alasan belum dilakukan penahanan terhadap Ashari, kepolisian Pati mengurai penjelasan.

Ashari yang berstatus sebagai tersangka kini masih intens menjalani pemeriksaan lanjutan.

Selama berstatus tersangka, Ashari dianggap bersikap kooperatif sesuai prosedur hukum.

"Tersangka ada di Pati dan sudah berkomunikasi dengan penyidik bersama penasihat hukumnya. Sifatnya kooperatif," ungkap Kapolres Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi dilansir dari Kompas.com.

Lebih lanjut, polisi mengungkap isu soal Ashari kabur.

Hingga kini tersangka masih berada di Pati.

Adapun perihal kasus dugaan pencabulan yang telah dilaporkan sejak tahun 2024 itu, polisi mengungkap soal kendala penyelidikan.

Ternyata usai pelaporan, ada saksi yang menarik keterangannya dari kepolisian.

"Waktu itu ada beberapa saksi yang menarik keterangannya dengan alasan masa depan anak-anaknya. Namun, saat ini proses hukum kembali diperkuat dengan keterangan saksi dan saksi ahli," imbuh Kombes Pol Jaka Wahyudi.

 



#viraldimediasosial #Kiaicabul #dipati #diduga #diperdaya #terkuak #viraldimediasosial #medsos #perdaya

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.