Kebakaran Pasar Harum Manis Banjarmasin Capai Kerugian Rp15 Miliar, Perumda Pasar Lakukan Pendataan
Hari Widodo May 05, 2026 09:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- Musibah kebakaran kembali terjadi di Banjarmasin, kali ini menimpa kawasan Pasar Lima, tepatnya Pasar Harum Manis, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Puluhan toko dan gudang penyimpanan bawang habis dilalap di jago merah.

Terkait musibah kebakaran itu, Perumda Pasar Banjarmasin menyatakan saat ini fokus utama adalah pendataan pedagang. 

Direktur Utama Perumda Pasar Banjarmasin, M Abdan Syakura mengatakan mengenai total kerugian materiil masih dilakukan koordinasi dengan pihak terkait.

​"Kami belum memiliki kewenangan untuk mengukur total kerugian secara teknis. Fokus kami sekarang adalah pendataan secepat mungkin," ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Baca juga: 5 Fakta Kebakaran di Pasar Harum Manis Banjarmasin, Wali Kota Soroti Kelistrikan

Pendataan tersebut dilakukan bertujuan agar para pedagang bisa segera direlokasi dan kembali berjualan atau beraktivitas sebagaimana biasanya.

Sebelumnya diketahui, insiden terjadi Senin (4/5/2026) sekira pukul 04.00 Wita. Api yang awalnya kecil dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh bangunan. Kondisi bangunan yang rapuh membuat kobaran api sulit dikendalikan.  

Kebakaran melahap sejumlah bangunan di antaranya empat gudang rempah milik pedagang bernama H Ridwan.

Ia mengaku rugi sekitar Rp13-15 miliar imbas insiden kebarakan itu.

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR menyampaikan Perumda Pasar perku melakukan pengecekan, kondisi kelistrikan meliputi kabel-kabel dan sebagainya.

"Keamanannya di sana yang menjaga siapa, perlu dievaluasi. Dicek kembali dari Perumda itu sendiri berkoordinasi dengan PLN, tentunya ada kabel listrikkan, ini harus dikomunikasikan supaya jangan sampai terjadi lagi kebakaran," ujar Yamin.  

Baca juga: Asap Tebal Selimuti Pasar Harum Manis Banjarmasin, Pedagang Bawang Selamatkan Barang Tersisa

Selain itu, ia juga mengimbau para pedagang agar lebih memperhatikan instalasi listrik di toko maupun gudang masing-masing. 

Menurutnya, kewaspadaan terhadap potensi korsleting listrik harus ditingkatkan untuk mencegah peristiwa serupa. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.