Dari Tahu Takwa sampai Sate Bekicot, Ini Tujuh Kuliner Khas Kediri yang Bikin Ketagihan
Mujib Anwar May 05, 2026 02:14 PM

 

TRIBUNJATIM.COM – Kediri tidak hanya dikenal dengan kekayaan sejarah dan budaya, tetapi juga menjadi surga bagi para pecinta kuliner.

Dikenal sebagai Kota Tahu, Kediri menawarkan beragam makanan khas yang menggugah selera, mulai dari hidangan tradisional legendaris hingga kuliner unik yang menantang.

Bagi Anda yang sedang berkunjung, mudik, atau sekadar singgah di Kediri, berbagai sajian khas ini siap memanjakan lidah.

Berikut tujuh kuliner khas Kediri yang wajib dicoba:

Tahu Takwa

Tahu Takwa merupakan tahu kuning khas Kediri yang dikenal dengan tekstur padat di luar namun lembut di dalam, serta cita rasa gurih yang khas, menjadikannya oleh-oleh favorit wisatawan.
Tahu Takwa merupakan tahu kuning khas Kediri yang dikenal dengan tekstur padat di luar namun lembut di dalam, serta cita rasa gurih yang khas, menjadikannya oleh-oleh favorit wisatawan. (kedirikota.go.id)

Tahu Takwa menjadi salah satu kuliner paling ikonik dari Kediri dan kerap diburu wisatawan sebagai oleh-oleh.

Dilansir dari kedirikota.go.id, tahu ini memiliki warna kuning khas dengan tekstur padat di luar namun tetap lembut di dalam.

Nama “Takwa” sendiri berasal dari bahasa China yang berarti “aroma”, merujuk pada proses pembuatannya yang masih menggunakan resep tradisional dengan campuran bunga pekak kering untuk menghasilkan wangi khas.

Warna kuning cerahnya diperoleh secara alami dari kunyit yang direbus bersama kedelai pilihan dan garam.

Dengan cita rasa gurih dan daya tahan yang cukup lama, Tahu Takwa menjadi pilihan favorit sebagai buah tangan khas Kediri.

Baca juga: Lima Kuliner Khas Ngawi yang Legendaris, Dari Nasi Pecel Pincuk hingga Wedang Cemue Hangat

Gethuk Pisang

Gethuk Pisang merupakan camilan khas dari Kediri yang terbuat dari pisang raja nangka, memiliki rasa manis legit dengan sedikit asam, serta dibungkus daun pisang yang menambah aroma khas dan menggugah selera.
Gethuk Pisang merupakan camilan khas dari Kediri yang terbuat dari pisang raja nangka, memiliki rasa manis legit dengan sedikit asam, serta dibungkus daun pisang yang menambah aroma khas dan menggugah selera. (tribunnewswiki.com)

Gethuk Pisang merupakan camilan khas Kediri yang terbuat dari olahan pisang dan memiliki cita rasa unik.

Sebagaimana dikutip dari kompas.com, makanan ini dikenal dengan rasa manis, sedikit asam, serta tekstur yang lembut.

Berbeda dengan gethuk pada umumnya yang berbahan dasar singkong, Gethuk Pisang Kediri menggunakan pisang raja nangka yang memiliki tekstur lebih padat.

Konon, camilan ini juga menjadi favorit Putri Sekartaji pada masa Kerajaan Kediri.

Biasanya, gethuk pisang dibungkus daun pisang sehingga bentuknya menyerupai lontong dan memiliki aroma khas yang menggugah selera.

Perpaduan rasa manis, legit, serta sedikit kenyal membuatnya cocok dijadikan buah tangan khas Kediri.

Baca juga: Tak Hanya Wisata Sejarah, Ini Tujuh Kuliner Khas Mojokerto yang Bikin Ketagihan

Nasi Pecel Tumpang

Nasi Pecel Tumpang khas Kediri ini menawarkan cita rasa gurih dan sedikit pedas dari sambal tumpang berbahan tempe fermentasi, disajikan dengan aneka sayuran dan lauk pelengkap yang menggugah selera.
Nasi Pecel Tumpang khas Kediri ini menawarkan cita rasa gurih dan sedikit pedas dari sambal tumpang berbahan tempe fermentasi, disajikan dengan aneka sayuran dan lauk pelengkap yang menggugah selera. (Kompas.com)

Nasi Pecel Tumpang menjadi salah satu kuliner primadona masyarakat Kediri yang memiliki cita rasa khas dan berbeda dari pecel pada umumnya.

Jika daerah lain identik dengan sambal kacang, hidangan ini justru menggunakan sambal tumpang berbahan dasar tempe fermentasi atau tempe “semangit”.

Dilansir dari lifestyle.kontan.co.id, sambal kental tersebut dimasak bersama santan, cabai, lengkuas, dan berbagai rempah, sehingga menghasilkan rasa gurih dan sedikit pedas yang otentik.

Biasanya, Nasi Pecel Tumpang disajikan dengan aneka sayuran seperti bunga turi dan kecipir, serta dilengkapi lauk seperti telur, ayam, sate jeroan, hingga rempeyek, menjadikannya hidangan yang kaya rasa dan menggugah selera.

Baca juga: Tujuh Kuliner Khas Lamongan yang Wajib Dicoba, dari Nasi Boranan hingga Es Dawet Siwalan

Soto Kediri

Soto Kediri dikenal dengan kuah santannya yang kental dan gurih, dipadukan dengan suwiran ayam, soun, telur, serta rempah-rempah yang menghadirkan rasa hangat dan menggugah selera.
Soto Kediri dikenal dengan kuah santannya yang kental dan gurih, dipadukan dengan suwiran ayam, soun, telur, serta rempah-rempah yang menghadirkan rasa hangat dan menggugah selera. (Sajian Sedap)

Soto Kediri dikenal dengan kuah santannya yang kental, berwarna kuning, dan bercita rasa gurih.

Biasanya, hidangan ini berisi soun, tomat, telur, serta suwiran ayam kampung.

Selain itu, isian Soto Kediri juga semakin lengkap dengan tambahan kecambah pendek dan kentang.

Cita rasanya semakin khas berkat perpaduan rempah seperti jahe, kunyit, dan serai yang menghasilkan kuah hangat nan menggugah selera.

Disajikan dengan taburan bawang goreng dan seledri, Soto Kediri paling nikmat disantap saat hangat, terutama ketika cuaca dingin atau setelah perjalanan jauh.

Baca juga: Tujuh Kuliner Khas Sidoarjo yang Menggugah Selera, dari Lontong Kupang hingga Bandeng Asap

Nasi Goreng Arang

Nasi Goreng Arang dimasak menggunakan tungku arang, menghasilkan aroma “gosong” yang khas dan cita rasa autentik dari perpaduan rempah sederhana yang menggugah selera.
Nasi Goreng Arang dimasak menggunakan tungku arang, menghasilkan aroma “gosong” yang khas dan cita rasa autentik dari perpaduan rempah sederhana yang menggugah selera. (Tribunnewsmaker.com)

Nasi Goreng Arang merupakan kuliner khas Kediri yang dimasak secara tradisional menggunakan tungku berbahan bakar arang, bukan kompor biasa.

Dikutip dari kompas.com, teknik memasak ini menghasilkan aroma “gosong” yang justru menjadi ciri khasnya.

Aroma asap dari arang tersebut menyatu dengan bumbu sederhana seperti rempah dan kecap, sehingga menciptakan cita rasa yang lebih lezat dan autentik.

Menariknya, nasi goreng ini umumnya dimasak tanpa tambahan penyedap buatan, sehingga rasa rempahnya terasa lebih kuat dan memberikan pengalaman kuliner yang khas serta sulit dilupakan.

Baca juga: Menguak Sejarah Soto Lamongan, Kuliner Legendaris dengan Kuah Kuning dan Koya Unik

Sate Bekicot

Sate Bekicot merupakan kuliner unik khas Kediri ini menawarkan cita rasa gurih dengan tekstur kenyal, disajikan dengan bumbu kacang yang khas dan menjadi pilihan menarik bagi pecinta kuliner ekstrem.
Sate Bekicot merupakan kuliner unik khas Kediri ini menawarkan cita rasa gurih dengan tekstur kenyal, disajikan dengan bumbu kacang yang khas dan menjadi pilihan menarik bagi pecinta kuliner ekstrem. (Tribunnewsmaker.com)

Sate Bekicot menjadi salah satu kuliner khas Kediri yang unik dan cukup ekstrem, namun memiliki banyak penggemar.

Daging bekicot tidak berbau amis dan justru memiliki cita rasa gurih dengan tekstur kenyal.

Kuliner ini, yang juga dikenal dengan sebutan “Sate 02”, biasanya disajikan dengan bumbu kacang yang semakin menambah kelezatannya.

Meski terdengar tidak biasa, perpaduan rasa dan teksturnya membuat banyak orang penasaran untuk mencobanya.

Selain disajikan sebagai sate, olahan bekicot di Kediri juga tersedia dalam berbagai varian lain seperti tongseng, keripik, hingga krengsengan, yang kerap dijadikan buah tangan unik bagi wisatawan.

Baca juga: Sambel Wader Mojokerto, Kuliner Warisan Kerajaan Majapahit yang Terus Dilestarikan Lewat Festival

Sate Emprit

Sate Emprit khas Kediri ini terbuat dari burung kecil (emprit) yang diolah menjadi sate dengan bumbu kacang, menghadirkan cita rasa gurih sekaligus pengalaman kuliner yang unik.
Sate Emprit khas Kediri ini terbuat dari burung kecil (emprit) yang diolah menjadi sate dengan bumbu kacang, menghadirkan cita rasa gurih sekaligus pengalaman kuliner yang unik. (Istimewa)

Sate Emprit merupakan kuliner khas Kediri yang cukup unik karena menggunakan burung kecil atau emprit sebagai bahan utamanya.

Hidangan ini awalnya muncul dari inisiatif warga untuk memanfaatkan burung emprit yang kerap dianggap sebagai hama oleh petani.

Daging burung emprit kemudian diolah layaknya sate pada umumnya, yaitu ditusuk dan dibakar, lalu disajikan dengan bumbu kacang serta irisan bawang merah.

Kini, sate emprit justru menjadi salah satu hidangan khas yang banyak diburu karena cita rasanya yang gurih sekaligus menawarkan pengalaman kuliner yang berbeda bagi para pecinta makanan unik.

Baca juga: Nasi Boran Lamongan Jadi Favorit Wisata Kuliner Pemudik, Pembeli Membludak di Hari Kedua Lebaran

Kuliner Kediri, Perpaduan Tradisi dan Cita Rasa

Beragam kuliner khas Kediri mencerminkan kekayaan budaya lokal yang masih terjaga hingga kini.

Mulai dari makanan tradisional hingga hidangan unik, semuanya menawarkan pengalaman rasa yang berbeda.

Dengan pilihan yang beragam, kuliner Kediri menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi lain dari kota ini.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.