Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyederhanakan nama kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek menjadi KA Anggrek, pada 9 Mei 2026 tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada penumpang.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan, perubahan nama ini tidak mempengaruhi operasional perjalanan maupun hak penumpang.

“Penyederhanaan nama ini tidak mempengaruhi operasional perjalanan. Jadwal, rute, hingga kelas pelayanan tetap sama. Pelanggan tetap memperoleh layanan dengan standar yang telah ditetapkan,” kata Franoto di Jakarta, Selasa.

Tiket yang telah dibeli tetap berlaku dan dapat digunakan sebagaimana mestinya sesuai jadwal dan kelas pelayanan yang dipilih.

“Pelanggan tetap mendapatkan layanan yang sama seperti sebelumnya,” ujarnya.

Di sisi lain, KAI telah melakukan penyesuaian pada berbagai aspek pendukung, termasuk sistem ticketing, media informasi, serta alat peraga di lapangan guna memastikan transisi berjalan lancar dan tidak menimbulkan kebingungan bagi pelanggan.

“Kami berharap dengan identitas yang lebih sederhana, layanan ini semakin dekat dengan masyarakat dan tetap menjadi pilihan utama transportasi yang aman, nyaman, dan terpercaya,” kata Franoto.