Lima Cabor Beladiri di Medan akan Menggelar Latihan Bersama Guna Mendorong Peningkatan Prestasi
Randy P.F Hutagaol May 05, 2026 05:55 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Lima cabang olahraga di Kota Medan berkolaborasi menggelar latihan bersama sebagai upaya mendorong peningkatan prestasi atlet sekaligus memperkuat pembinaan lintas disiplin. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung di Padepokan Judo Sumut pada Jumat (8/5/2026) mendatang.

Adapun lima cabang olahraga yang terlibat yakni judo, sambo, gulat, Brazilian Jiu-Jitsu (BJJ), dan kurash. Kelima cabor ini dinilai memiliki kesamaan karakter teknik, khususnya dalam hal bantingan dan kuncian, sehingga dinilai efektif jika dipadukan dalam satu sesi latihan bersama.

Ketua Umum Judo Medan, Josef Yus, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya pengalaman atlet melalui sesi sparring lintas cabang. Menurutnya, para atlet dapat saling belajar dan bertukar teknik untuk meningkatkan kualitas individu maupun tim.

“Iya, latihan bersama ini karena beberapa olahraga ini punya gaya yang hampir sama, seperti judo, gulat, sambo, jujitsu, dan kurash. Modelnya hampir serupa, mulai dari bantingan hingga kuncian. Jadi kita ingin menambah sparring antar atlet, sekaligus menambah wawasan dan saling melengkapi,” ujar Josef kepada Tribun Medan.

Ia menambahkan, selain sebagai ajang latihan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antar atlet serta pelatih dari berbagai cabang olahraga. Dengan demikian, diharapkan tercipta sinergi positif dalam upaya memajukan olahraga di Kota Medan.

Josef menargetkan sekitar 60 atlet dapat ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Jumlah ini disesuaikan dengan kapasitas tempat latihan agar tetap kondusif.

“Karena ini masih di lingkup Medan, kita harapkan sekitar 60 atlet yang hadir. Tidak bisa terlalu banyak karena keterbatasan tempat, apalagi melibatkan lima cabang olahraga,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia berharap latihan bersama ini tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga menjadi bagian dari persiapan menuju ajang yang lebih besar. Selain menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) pada November mendatang, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendukung persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Terlebih, cabang olahraga sambo direncanakan akan dipertandingkan pada PON mendatang, sehingga setiap cabang diharapkan mampu menyiapkan atlet terbaiknya sejak dini.

“Harapannya ini bisa menjadi target jangka panjang. Selain untuk Porprovsu, juga untuk persiapan menuju PON 2028. Apalagi sambo juga akan dipertandingkan, jadi masing-masing cabor bisa mulai menonjolkan atlet-atlet terbaiknya,” pungkasnya.

(Cr29/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.