Persis Solo Terdorong ke Pintu Degradasi Liga 2 2026/2027, Efek Madura United Libas Bali United
Dwi Setiawan May 05, 2026 06:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Persis Solo semakin terdorong ke pintu degradasi Liga 2 2026/2027, menyusul kemenangan Madura United atas Bali United pada pertandingan pekan 31 Super League 2025/2026.

Berlangsung di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (5/5) sore WIB, Madura United sebagai tuan rumah sukses meraih kemenangan 2-0.

Baru berjalan enam menit, gawang Bali United sudah kebobolan. Adalah Iran Junior yang menorehkan namanya di papan skor memanfaatkan assist dari Fransiskus Alessandro.

Keunggulan 1-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Laskar Sape Kerrab, julukan Madura United, berpeluang untuk menambah keunggulan pada menit 54' melalui eksekusi penalti Junior Brandao. 

Sayang, eksekusi striker Madura United ini tidak membuahkan gol. Seakan ingin menebus kesalahan, Junior Brandao membayar kesalahannya 20 menit berselang.

Sang striker mencetak gol kedua Madura United melalui eksekusi penalti, sekaligus pengunci tiga poin kemenangan Madura United.

Dengan hasil ini, Madura United naik ke posisi 14 klasemen sementara Super League 2025/2026. Junior Brandao dan kolega mengumpulkan 32 poin, menggeser Persijap Jepara yang tertinggal satu angka ke peringkat 15.

Adapun Laskar Serdadu Tridatu, mereka tertahan di posisi kedelapan berbekal 45 poin. 

Secara urgensi, Bali United tidak terdampak dengan kekalahan ini. Karena dengan jumlah poinnya sekarang, Bali United tidak mungkin terdegradasi ke Liga 2, dengan sisa tiga laga  masih dikantongi.

Persis Solo Mendekat ke Degradasi Liga 2 2026/2027

Tim yang paling terdampak dengan kemenangan Madura United adalah Persis Solo. Bagaimana tidak, dua dari tiga tim yang terdegradasi ke Liga 2 musim depan sudah dipastikan.

Keduanya adalah PSBS Biak dan Semen Padang.

Dengan menyisakan tiga pertandingan, praktis empat tim masih berpeluang untuk terdegradasi ke kasta kedua kompetisi sepak bola Tanah Air musim depan.

Keempat tim tersebut meliputi: PSM Makassar, Madura United, Persijap Jepara, dan Persis Solo.

Situasi yang paling tidak menguntungkan dimiliki Laskar Sambernyawa, julukan Persis Solo.

Tim Kota Bengawan ini berada di peringkat 16 alias berada di zona merah degradasi berbekal 27 poin.

Dengan tiga sisa pertandingan yang dimiliki, Persis Solo maksimal mengumpulkan poin 36.

Sementara PSM Makassar, Madura United, dan Persijap Jepara yang berurutan di posisi 13-15, mengumpulkan poin lebih dari 30.

Mereka cukup mengumpulkan 37 poin dari tiga laga sisa musim ini untuk memastikan bertahan di Super League 2026/2027. 

Jumlah tersebut tidak mungkin dapat terkejar oleh Persis Solo. Situasinya memang menyulitkan bagi Laskar Sambernyawa.

Apalagi dalam tiga laga terakhirnya, tim yang dihadapi berada di jajaran 10 besar klasemen sementara.

  • Pekan 32 - Persis Solo vs Persebaya (9 Mei)
  • Pekan 33 - Persis Solo vs Dewa United (16 Mei)
  • Pekan 34 - Persita Tangerang vs Persis Solo (23 Mei)

Sapu bersih kemenangan pun tidak bisa menjadi jaminan bagi Persis Solo bertahan di Super League. Mereka tidak hanya sekadar meraih kemenangan, namun juga berharap tim-tim yang berada di atasnya, khususnya dalam persaingan lepas dari intaian zona degradasi, tergelincir.

Melihat gap poin tipis di tabel klasemen papan bawah, penentuan tim terakhir yang terdegradasi ke Liga 2 akan berlangsung hingga pekan terakhir.

(Tribunnews.com/Giri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.