Cerita Warga Bogor Selamat Saat Rumahnya Tergerus Longsor, Ambruk Saat Lagi Nonton Kali Meluap
Vivi Febrianti May 06, 2026 12:04 AM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Fitri (43) dan keluarganya berhasil selamat setelah rumahnya tergerus longsor imbas luapan Kali Cikaret, di kawasan Gang Ago, Kelurahan Pasirjaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (4/5/2026) ketika cuaca buruk berupa hujan deras disertai petir mengguyur cukup lama dari siang hingga malam.

Terpantau, Selasa (5/5/2026), Fitri mengungsi ke rumah yang tak jauh dari rumah yang hancur itu bersama keluarga dan orang tuanya yang sudah lansia.

Sementara rumah keluarganya yang terdampak bencana imbas cuaca buruk itu separuh bangunannya habis tergerus.

Sementara sisa bangunannya menggantung di bibir longsoran pinggir Kali Cikaret yang bisa ambruk sewaktu-waktu.

"Rumah separuhnya habis," kata Fitri kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (5/5/2026).

Kerusakan yang terjadi sementara ini masih belum ditangani, karena cuaca hujan deras masih kembali mengguyur.

Petugas gabungan BPBD hingga Polisi terus memantau situasi dan mengamankan area yang dinilai berbahaya.

Fitri menceritakan, awalnya dia tak menyangka rumahnya itu benar-benar tergerus longsor imbas luapan Kali Cikaret.

Fitri mengatakan rumah yang rusak tersebut merupakan rumah keluarganya yang belakangan biasanya hanya dihuni orang tuanya yang sudah lansia.

"Emang tinggal di rumah yang itu tuh Bapak doang, bapak sendiri. Tapi waktu itu kebetulan bapak lagi di luar," katanya.

Sebelum kejadian, Fitri mengetahui bahwa Kali Cikaret sedang meluap cukup tinggi di tengah hujan deras.

Merasa berbahaya, Fitri langsung menyelamatkan barang-barang di dalam rumah yang berada di atas tebing pinggir kali itu lalu mengungsi.

"Jadi pas udah tahu kayak gitu tuh langsung aja barang dikeluarin semua," katanya.

"Emang udah diini ya, udah diantisipasi gitu," imbuh Fitri.

Kemudian pada malam harinya, rumah keluarga Fitri tersebut benar-benar ambrol sebagian bangunannya.

Beruntung Fitri dan orang tuanya berhasil selamat dari bahaya tersebut termasuk sempat menyelamatkan barang-barang dalam rumah.

"Waktu kejadian itu, lagi ngeliatin kali (sedang meluap). Pas malam aja ya. Liatin dulu itu kan," katanya.

"Hancurnya tuh malam atau habis Maghrib, setengah tujuh," katanya.

Fitri mengatakan, setahu dia luapan Kali Cikaret yang besar yang merusak juga pernah terjadi di masa lalu.

"Katanya sih kalau kata orang tua dulu pernah, cuma aku belum ada waktu itu," kata Fitri.

"Cuman kalau banjir gede-gede banget mah emang sekarang," ungkapnya.

Diketahui, selain rumah keluarga Fitri, beberapa rumah lain juga mengalami kerusakan, termasuk bangunan majelis hingga masjid yang paling parah.

Termasuk jembatan beton kecil penghubung antar kampung yang juga ambruk imbas kejadian tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.