Mendadak Ahmad Dhani Muncul Lagi Usai Akun IG Hilang, Suami Mulan Ungkit Laporan KDRT Maia: Hoax
Fadhila Rahma May 06, 2026 08:27 AM

 

SRIPOKU.COM -Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju harus diwarnai kontroversi yang dilakukan orangtuanya, Ahmad Dhani.

Bermula kekesalan Ahmad Dhani yang mengklaim jika putrinya, Safeea Ahmad menangis di acara sungkeman El Rumi.

 Ahmad Dhani menyindir wanita akting yang membuat putrinya, Safeea Ahmad, menangis. 

Meskipun tidak secara terang-terangan menyebutkan nama, berbagai petunjuk yang disampaikan membuat warganet berspekulasi bahwa sosok yang dimaksud adalah mantan istrinya, Maia Estianty.

Unggahan tersebut pun memicu perdebatan panas di media sosial, dengan berbagai reaksi dari netizen yang terbelah antara mendukung dan mengkritik sikap Dhani. 

 Situasi semakin memanas seiring banyaknya komentar dan opini yang bermunculan. 

 Hingga akhirnya, di tengah riuhnya kontroversi tersebut, akun Instagram @ahmaddhaniofficial tiba-tiba hilang.

Dhani kemudian menyambangi Bareskrim Polri untuk berkonsultasi perihal kejadian tersebut.

Ia lantas mendapat informasi bahwasanya akun @ahmaddhaniofficial raib bukan karena mass report melainkan ada pesanan khusus.

 Dipantau pada Selasa (5/5/2026) sore, akun Instagram Dhani ternyata sudah aktif kembali.

 Postingan pertama pun langsung mencuri perhatian. Seperti apa?

Postingan Perdana Ahmad Dhani Setelah Akun IG Kembali

 Musisi Ahmad Dhani sempat kehilangan akses ke akun instagram pribadinya selama dua hari akibat dugaan adanya intervensi pihak luar. 

 Setelah menempuh langkah konsultasi ke pihak berwajib, akun tersebut kini kembali aktif pada Selasa (5/5/2026).

Usai pulih, Ahmad Dhani langsung kembali menyerang mantan istrinya dengan mengunggah dokumen lama terkait laporan dari Maia Estianty.

 Kejadian ini bermula pada Minggu (3/5/2026), saat akun @ahmaddhaniofficial mendadak tidak dapat diakses.

 Hilangnya akun terjadi tidak lama setelah Dhani mengunggah konten di sela prosesi siraman putra bungsunya, El Rumi.

Dalam unggahan tersebut, Dhani membagikan foto bersama putrinya, Safeea, dengan keterangan yang memicu perhatian warganet.

 Dalam tulisan tersebut, Dhani menyinggung adanya drama dan narasi publik yang menggiring opini seolah seseorang menjadi korban.

 Unggahan itu memicu spekulasi karena Dhani diduga menyindir Maia Estianty hingga isu perselingkuhan yang melibatkan seorang petinggi televisi swasta.

 Tidak tinggal diam, Dhani memutuskan mendatangi Gedung Bareskrim Polri di Jakarta Selatan pada Senin (4/5/2026).

Kedatangannya bertujuan untuk berkonsultasi dengan ahli siber mengenai hilangnya akun Instagram miliknya tersebut. 

Dhani meyakini bahwa hilangnya akun ini merupakan dampak dari sikapnya yang semakin vokal di media sosial.

Ia menduga ada pasukan buzzer yang sengaja dikerahkan untuk membungkam suaranya dan tengah berupaya melacak pihak di balik pergerakan tersebut.

"Tim saya lagi nyari siapa yang mengarahkan buzzer-buzzer itu, enggak ada (langkah hukum), gimana caranya," tegasnya.

Langkah konsultasi yang dilakukan Ahmad Dhani di Bareskrim membuahkan penjelasan terkait teknis hilangnya akun tersebut.

 Berdasarkan diskusi dengan ahli siber, Dhani mendapatkan kepastian bahwa hilangnya akun miliknya bukan disebabkan oleh laporan massal atau mass report dari netizen, melainkan sebuah tindakan yang terorganisir.

 "Cuman info dari Bareskrin itu bukan mass report. Jadi, akun saya itu di-take down bukan karena mass report, tapi karena pesanan khusus," ujar Ahmad Dhani.

 Ia menduga ada pihak yang merasa terancam dengan aktivitasnya di media sosial.

 Ia menilai pihak tersebut merasa ketakutan karena ia secara konsisten terus membahas fakta-fakta masa lalu.

"Pastinya ketakutan. Ketakutan postingnya itu terus-terusan gitu loh," jelasnya.

 Situasi tersebut akhirnya berangsur normal pada Selasa (5/5/2026) ketika akun @ahmaddhaniofficial kembali dapat diakses publik.

 Meski akun telah pulih, jumlah pengikutnya terpantau stabil di angka sekitar satu juta akun.

Tak lama setelah akunnya kembali, Dhani langsung kembali menyerang Maia Estianty.

 Ia membagikan dokumen kepolisian terkait penghentian penyidikan atas laporan dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang pernah dilayangkan oleh mantan istrinya.

 Dokumen itu menunjukkan bahwa proses penyidikan dihentikan pada 3 November 2008 karena tidak ditemukan cukup bukti.

 Dhani menyertakan keterangan dalam unggahannya terkait dokumen tersebut.

 (TribunStyle.com)(TribunnewsBogor.com/tsaniyah faidah)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.