Langit Mei 2026 Cantik Banget! Ini 7 Fenomena yang Wajib Kamu Lihat, Ada Hujan Meteor & Supermoon
Nurul Hayati May 06, 2026 05:24 PM

SERAMBINEWS.COM - Langit malam sepanjang Mei 2026 diprediksi akan menyuguhkan berbagai fenomena astronomi yang menarik untuk disaksikan.

Mulai dari hujan meteor yang melintas cepat, kemunculan komet, hingga fase bulan yang tidak biasa, deretan peristiwa ini menjadi momen spesial bagi para pecinta langit dan pengamat bintang.

Tak hanya indah dipandang, beberapa fenomena bahkan tergolong jarang terjadi dan sayang untuk dilewatkan.

Dilansir dari Travel and Leisure melalui Kompas.com,  Rabu (6/5/2026) setidaknya ada tujuh fenomena langit yang akan menghiasi malam sepanjang bulan ini.

Fenomena langit Mei 2026

1. Bulan purnama "Flower Moon" (1 Mei)

Bulan purnama pertama di Mei dikenal dengan nama “Flower Moon” atau bulan bunga Nama ini berasal dari musim bunga yang bermekaran di belahan bumi utara.

Beberapa masyarakat asli Amerika Utara juga menyebutnya sebagai Bulan Katak, Bulan Bertelur, dan Bulan Tunas Daun untuk menandai adanya pergantian musim.

Baca juga: Langit Meulaboh Diselimuti Mendung, Warga Diminta Waspada Hujan Malam Hari

Menariknya, Mei 2026 akan memiliki dua bulan purnama.

Bulan purnama kedua yang muncul pada 31 Mei disebut “Blue Moon" atau bulan biru.

Kedua bulan purnama ini juga termasuk “micro moon” atau bulan mikro karena terjadi saat bulan berada di titik terjauh dari bumi.

Maka dari itu, ukuran bulan akan terlihat sedikit lebih kecil dan lebih redup dari biasanya. Meski begitu, fenomena ini tetap menarik dilihat saat bulan muncul di langit timur setelah matahari terbenam.

2. Komet PANSTARRS di belahan bumi selatan (5 Mei)

Komet PANSTARRS sudah terlihat sejak akhir April 2026.

Pada awal Mei, pengamatan terbaik akan terjadi di belahan bumi selatan setelah komet melewati posisi dekat matahari dan kembali bergerak menjauh ke luar angkasa.

Baca juga: Awan Mendung Tebal Selimuti Langit Aceh Timur, BMKG Ingatkan Fenomena MJO

Waktu terbaik untuk melihat komet ini adalah pada Selasa (5/5/2026) malam, sekitar 45 menit setelah matahari terbenam. Komet PANSTARRS bisa dilihat ke arah barat daya sebelum cahaya bulan mulai mengganggu pengamatan.

3. Hujan meteor Eta Aquariids (6 Mei)

Hujan meteor Eta Aquariids mencapai puncaknya pada malam dari Selasa (5/5/2026) sampai Rabu (6/5/2026).

Fenomena ini terjadi saat bumi melewati sisa debu dan puing dari Komet Halley. Meteor akan tampak berasal dari konstelasi Aquarius dan paling jelas terlihat dari belahan bumi selatan.

Sementara itu, pengamat di belahan bumi utara masih bisa melihat beberapa meteor sebelum matahari terbit.

Namun, cahaya bulan diperkirakan cukup terang sehingga bisa mengurangi jumlah meteor yang terlihat. Maka dari itu, pengamatan sebaiknya dilakukan dari tempat gelap dan minim cahaya.

4. Musim pengamatan Bima Sakti dimulai (pertengahan Mei)

Pertengahan hingga akhir Mei menjadi waktu terbaik untuk melihat inti Galaksi Bima Sakti. Pada periode ini, inti galaksi mulai terlihat sebelum tengah malam.

Minggu bulan baru, kira-kira pada Sabtu (6/5/2026), menjadi waktu ideal untuk melihat “Great Rift” atau Celah Besar Bima Sakti yang membentang di langit tenggara.

Fenomena ini akan terlihat lebih jelas dari tempat dengan langit gelap dan minim polusi cahaya.

5. Supermoon Baru dan Langit Gelap (16 Mei)

Fenomena Supermoon baru terjadi saat bulan baru berada di posisi paling dekat dengan bumi.

Meski ukurannya lebih besar dari biasanya, bulan tidak akan terlihat karena sisi terang bulan membelakangi Bumi. Kondisi ini membuat langit malam menjadi lebih gelap dan cocok untuk melihat bintang atau melakukan astrofotografi.

NASA juga merekomendasikan pengamatan Gugus Bintang Hercules atau M13 yang terlihat seperti bola cahaya melalui teropong. Obyek ini berada di konstelasi Hercules, di antara bintang Vega dan Arcturus. 

6. Bulan sabit dan Venus berdampingan (18 Mei)

Pada malam Senin (18/5/2026), bulan sabit tipis akan terlihat dekat dengan Venus di langit barat. Fenomena ini dapat diamati sekitar 45 menit setelah matahari terbenam.

Venus yang dikenal sebagai “bintang senja” akan terlihat di kanan bawah bulan sabit. Untuk melihatnya dengan jelas, pengamat disarankan mencari lokasi dengan pandangan terbuka ke arah barat-barat laut sebelum pukul 21.15 waktu setempat.

Keduanya diperkirakan terbenam sekitar pukul 22.15 waktu setempat. 

7. Bulan Biru dan Bulan Mikro (31 Mei)

Mei 2026 akan ditutup dengan fenomena bulan biru, yaitu bulan purnama kedua dalam satu bulan kalender.

Fenomena ini juga bertepatan dengan posisi bulan yang berada di titik terjauh dari bumi atau apogee sehingga disebut “micro moon”.

(Serambinews.com/Firdha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.