BANGKAPOS.COM -- Anak dari pasangan Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo, Trisha Eungelica Ardyadana Sambo, resmi menjadi dokter.
Sulung dari empat bersaudara ini baru saja disumpah dalam Upacara Sumpah Dokter di Ballroom Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (6/5/2026).
Dalam momen janji khidmat dan ikrar etis tersebut Trisha tak didampingi oleh kedua orang tuanya yang diketahui kini tengah mendekam di penjara.
Meski begitu, hari bahagia Trisha tetap menjadi hari bahagia keluarga dengan kehadiran sang nenek, Frederica Wayan, dan adiknya, Trishanna Datia Sambo.
Trisha Eungelica Ardyadana Sambo menyandang gelar sarjana kedokteran dari Universitas Trisakti.
Trisha Eungelica AS adalah anak pertama dari pasangan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Baca juga: Sosok Kompol Dika Hadiyan Kasat Reskrim Polresta Pati Ancam Jemput Paksa Kiai Ashari Tersangka Cabul
Ia diduga lahir bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila yakni tanggal 1 bulan Juni.
Hal ini diketahui dari unggahannya beberapa waktu lalu yang sempat merayakan ultah ke-22 tahun pada pada Kamis (1/6/2023) silam.
Trisha memiliki tiga adik, dua laki-laki dan satu perempuan.
Adik pertamanya adalah Tribrata Putra Sambo yang meneruskan jejak Ferdy Sambo sebagai anggota Polri.
Lalu, adik keduanya yakni Trishanna Datia.
Sementara itu, anak bungsu Ferdy Sambo yakni bernama Triardana Arka.
Diketahui, Trisha Eungelica adalah alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti.
Trisha tercatat sebagai mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti angkatan tahun 2019.
Trisha pernah tergabung dalam Parlemen Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti.
Mengutip situs resmi Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, Trisha menjabat sebagai anggota Koordinator Komisi 4 di organisasi tersebut.
Ia baru saja lulus dan meraih gelar Sarjana Kedokteran pada 11 Januari 2023.
Momen bahagia ini diunggah Trisha lewat akun Instagram-nya.
Terlihat orang-orang terdekat, termasuk Baby A, menghadiri sidang skripsi Trisha.
Jago Matematika dan Penggemar K-Pop
Trisha merupakan perempuan berusia 24 tahun.
Ia memiliki keahlian dalam pelajaran matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Trisha pernah menawarkan kursus online matematika untuk SD dan SMP lewat Superprof.
Selain pelajaran matematika, ia juga menawarkan kursus online untuk pelajaran IPA.
"Saya mahasiswa kedokteran yang tertarik menjadi guru bimbingan belajar anak SD dan SMP. Saya menguasai pelajaran matematika dan IPA," tulis Trisha di Superprof, dikutip Tribunnews.com.
Dalam beberapa unggahannya, Trisha menunjukkan ia adalah seorang penggemar K-Pop, terutama BTS.
Bahkan, Trisha memajang foto BTS di balik case iPhone-nya.
Namun, tampaknya Trisha paling mengidolakan Jin BTS karena ia menuliskan El Mariajin di bio Instagram-nya.
Sebagai informasi, El Mariajin adalah plesetan dari lirik lagu Airplane Pt.2, El Mariachi, yang dibuat Jin.
Seperti diketahui, Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo saat ini masih menjalani masa hukuman penjara terkait kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Diketahui Putri Candrawathi menjalani hukuman di Lapas Kelas IIA Tangerang sejak Agustus 2023, setelah sebelumnya ditahan di Lapas Perempuan Pondok Bambu, Jakarta Timur.
Sementara itu, Ferdy Sambo menjalani masa pidananya di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor.
Kabar terakhir mengenai Ferdy Sambo sempat mencuat pada Desember 2025. Saat itu, ia terlihat aktif dalam kegiatan keagamaan di dalam lapas.
Bahkan, Sambo disebut menjadi koordinator kegiatan gereja dan sempat memberikan khutbah dalam ibadah di Gereja Oikumene Terang Dunia yang berada di lingkungan lapas.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kerohanian bagi warga binaan, dengan tema “Unchained: A New Creation” yang menekankan makna perubahan diri dan harapan baru.
Kalapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menyebut kegiatan itu bertujuan memberikan ruang refleksi dan pembinaan karakter bagi para narapidana.
Keberhasilan Trisha menjadi dokter di tengah situasi keluarga yang tengah menjalani ujian berat pun menuai beragam respons dari publik.
Di satu sisi, capaian tersebut dianggap sebagai prestasi akademik yang patut diapresiasi. Namun di sisi lain, perhatian publik tetap tertuju pada kondisi kedua orang tuanya yang masih menjalani proses hukum.
Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa dinamika kehidupan pribadi figur publik kerap menjadi perhatian luas, terutama ketika bersinggungan dengan kasus besar yang pernah mengguncang nasional.