TRIBUNNEWS.COM - Ada harga mahal yang harus dibayar AC Milan jika klub legendaris Italia ini gagal comeback ke Liga Champions musim depan.
Ada dua konsekuensi yang bisa ditelan AC Milan jika gagal lolos ke UEFA Champions League (UCL) musim depan.
Saat ini, kompetisi elite Benua Biru merupakan target realistis yang bisa dicapai AC Milan sebagai penutup musim 2025/2026.
Semula, klub yang berjuluk Il Diavolo Rosso dan Rossoneri ini sempat berada di barisan penantang Scudetto Serie A musim ini.
Melambungnya tim Merah Hitam sebagai penantang Scudetto tak lepas dari performa brilian skuad asuhan Massimiliano Allegri, setidaknya sejak giornata 2 hingga 25.
Tercatat 24 pertandingan dilewati AC Milan dengan performa solid, dengan torehan 15 kemenangan serta sembilan kali imbang.
Sayang, seiring berjalannya waktu, inkonsistensi performa mulai melanda Rafael Leao dan kolega.
Menapak ke pekan 30, Rossoneri mulai turun dari tabel klasemen Liga Italia.
Lama menjadi runner-up, AC Milan harus turun ke urutan ketiga usai takluk 0-1 dari Napoli pada pekan ke-31.
Situasinya semakin pelik hingga pekan ke-35 dengan mereka hanya meraih satu kemenangan dari lima pertandingan terakhirnya di Liga Italia.
Poin mereka kini baru menyentuh 67 dari 35 pertandingan. Hal itu membuat posisi Il Diavolo Rosso rawan terhempas dari empat besar.
Bahkan margin poin mereka dengan peringkat kelima, AS Roma, hanya berjarak 3 poin saja.
Baca juga: Cerita Jay Idzes Cedera saat Pecundangi AC Milan, Menahan Sakit hingga Minta Diganti
Dengan Serie A yang masih menyisakan 3 laga lagi, bukan tidak mungkin klub Kota Mode justru gagal merebut tiket untuk mentas di kompetisi antarklub Eropa musim depan.
Selain Roma, mereka masih bisa didepak oleh Juventus (65 poin) dan Como (62).
Laporan dari La Gazzetta dello Sport menyebutkan bahwa gagal lolos ke Liga Champions akan berdampak signifikan bagi AC Milan, tidak hanya dari segi daya tarik dan keuangan.
Pertama, mereka terancam ditinggal oleh gelandang veteran Kroasia, Luka Modric di akhir musim ini.
Kontrak Luka Modric di San Siro memang bakal berakhir pada akhir Juni 2026.
Pihak Rossoneri berupaya mengaktifkan klausul perpanjangan kontrak setahun yang membuat Modric bertahan hingga Juni 2027.
Itu pun dengan syarat jika gelandang berusia 40 tahun yang juga pernah bermain Real Madrid tersebut setuju untuk tetap bertahan.
Selain itu, AC Milan juga finis di posisi empat besar alias bermain di Liga Champions untuk musim 2026/2027..
Itu menguatkan laporan bahwa Luka Modric hanya mau bertahan jika AC Milan lolos ke kompetisi elite Benua Biru.
Di samping itu, nasib Massimiliano Allegri juga tengah menjadi pertaruhan. Allegri kembali dikontrak AC Milan setelah periode pertamanya yang sukses.
Ia dinilai sebagai figure yang bisa mengembalikan posisi dan kejayaan klub setelah musim lalu terpuruk.
Masalahnya, masa depan Allegri malah menjadi abu-abu jika klub gagal mengamankan posisi empat besar di klasemen akhir.
Kontrak pelatih asal Italia tersebut memang berlaku hingga Juni 2027 dan bakal otomatis diperpanjang hingga 2028 jika AC Milan berada di kualifikasi Liga Champions.
Hanya saja jika target utamanya gagal diraih, maka Allegri berpotensi untuk hengkang atau mundur dari jabatannya.
Terutama dengan lowongnya posisi pelatih Timnas Italia saat ini memungkinkan ia berada di posisi tersebut.
Terlepas dari itu, AC Milan masih menyisakan tiga pertandingan di Serie A untuk menentukan kelolosan mereka ke Liga Champions
Ketiga laga tersebut meliputi:
(Tribunnews.com/Giri)