Hubungan Gelap Pegawai BUMN Dibongkar Istri Sah, Pelakor Buat Pengakuan
Noval Andriansyah May 06, 2026 07:19 PM

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Hubungan gelap pegawai BUMN dibongkar langsung oleh istri sah, hingga sosok pelakor ikut muncul dan menyampaikan pengakuan.

Kasus ini ramai dibicarakan setelah sang istri membuka semuanya ke publik.

Cerita itu datang dari seorang ibu dua anak, Jane Nu, yang mengaku memergoki perselingkuhan suaminya dengan wanita berinisial SS.

Ia tak lagi menutup-nutupi, bahkan memilih membagikan bukti yang dimilikinya.

Dikutip dari TribunJateng.com, yang bikin publik makin geger, kedua orang yang disebut dalam kasus ini diduga sama-sama bekerja di lingkungan BUMN. 

Baca juga: Polisi Temukan Bukti Anggota DPRD Diduga Selingkuh dengan Istri Kades, Belum Ada Tersangka

Suaminya disebut berada di sektor keuangan, sementara wanita yang diduga selingkuhan bekerja di sektor energi.

Jane membongkar dugaan perselingkuhan itu lewat akun Instagram @vanilla_jane26. Unggahannya langsung ramai dan menyedot perhatian warganet.

"Terima kasih atas 10 tahunnya," tulisnya singkat, menyiratkan kekecewaan setelah satu dekade membina rumah tangga.

Meski telah membina rumah tangga selama 10 tahun, Jane mengaku dikhianati oleh sang suami yang bekerja sebagai pegawai bank.

Jane menegaskan tuduhannya bukan sekadar asumsi.

Ia telah mengantongi bukti-bukti otentik yang mencakup isi pesan singkat yang vulgar serta rekaman video skandal antara suaminya dan SS.

Kasus yang menyeret wanita asal Tangerang ini pun langsung menyita perhatian publik di media sosial.

Klarifikasi

Kemudian SS yang mengenakan masker dan kerudung diduga membuat klarifikasi melalui akun instagram @estende.222.

Dia meminta maaf atas peristiwa yang tengah viral tersebut dan berharap ke depannya akan lebih baik.

"Terkait hal yang beredar itu terdapat kekhilafan dari diri saya, untuk itu saya menyampaikan penyesalan atas peristiwa tersebut," ujarnya dalam video yang diposting Selasa (5/5/2026) ini.

Sehubungan dengan itu, dia membantah merupakan pekerja dari BUMN, melainkan pegawai alih daya yang ditempatkan di sana.

"Sehubungan dengan itu, kontrak saya sebagai pegawai alih daya yang bertugas di BUMN sudah berakhir."

"Saya juga menyampaikan permohonan maaf atas dampak dan ketidaknyamanan kepada perusahaan," ujar dia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.