Bupati Sarjani Ultimatum 5 Komisioner Baitul Mal Pidie Saat Pelantikan 
Eddy Fitriadi May 06, 2026 10:27 PM

 


Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI- Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, SH MH, mengultimatum lima Komisioner Baitul Mal Kabupaten (BMK) Pidie, di pendopo bupati setempat, Rabu (6/5/2026). 

Pernyataan itu disampaikan saat melantik lima Komisioner BMK Pidie, periode 2026-2031.

Kelima Komisioner dilantik itu adalah Muhammad Jafar (ketua) dan Idrus SAg, Said Usman, Dahnial dan Samsul Bahri SH masing-masing sebagai anggota.

"Komisioner BMK Pidie jangan sekali-kali melakukan tindakan sesuka hati, sehingga bisa menyebabkan macet kegiatan di Baitul Mal Pidie," kata Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, Rabu (6/6/2026)

Ia menjelaskan, kilas balik komisioner periode lama muncul berbagai masalah sehingga sempat terhentinya penyaluran bantuan untuk masyarakat. 

"Saya berharap pada periode ini tidak terulang masalah yang sama terjadi seperti periode lalu. Seingat saya, Komisoner BMK Pidie yang dilantik hari ini tidak ada tidak titipan. Untuk itu, Baitul Mal Pidie harus dijalankan secara profesional," ujar orang nomor satu di Pidie itu. 

Ia menjelaskan, Baitul Mal Pidie harus dijalankan secara betul-betul. Pendpatan yang masuk ke Baitul Mal Pidie berbeda, baik bersumber dari zakat, infaq, sadaqah dan lainnya. 

Selain itu, untuk menyelesaikan menyangkut kepentingan ummat di lembaga Baitul Mal Pidie, baik dengan undang-undang, Alquran dan hadis. 

Dikatakan, untuk membangun Pidie perlu kejujuran dan transparan dari Komisioner, Sekretaris dan Dewas Baitul Mal Pidie. 

Dewas Baitul Mal Pidie dari ahli hukum dan unsur pengacara, yang juga harus menguasai Alquran dan hadis.

Menurutnya, bekerja dengan saling memberi pendapat yang konstruktif kepada teman, agar tidak salah mengambil langkah. 

"Masalah memang banyak di Baitul Mal Pidie, tapi harus dijalankan secara ikhlas dalam melayani masyarakat," jelasnya. 

Selain itu, sebut Bupati Pidie, empat bulan Baitul Mal Pidie tidak menjalankan kegiatan karena kekosongan komisioner, meski saat itu ditunjuk Plt Baitul Mal Pidie. 

Namun, empat bulan itu harus dikejar pekerjaan terhadap kegiatan yang belum selesai dilaksanakan . 

"Tahun lalu ada kegiatab yang tidak sempat dilakukan, tentunya harus diselesaikan pada tahun ini. Komisioner dilantik sebagai tenaga baru, jangan berjalan tanpa arah seperti mobil baru," ujarnya.

Baca juga: UPDATE Harga Emas di Aceh 6 Mei 2026: Kompak Naik, Banda Aceh & Pidie Melompat Rp110 Ribu per Mayam

Cerdas Menilai Diri

Di sisi lain, Bupati Sarjani, mengungkapkan, jika muncul masalah di Baitul Mal Pidie harus diselesaikan secara arif dalam bingkai kebersamaan. 

Lima komisioner yang bekerja sesuai bidang, masing-masing. Untuk itu, tidak boleh mencampuri bidang orang lain. 

"Jangan memberikan nilai pada orang lain.  Kita harus cerdas memberikan nilai pada diri sendiri. 
Jangan bilang salah orang lain, saat ini yang perlu dipikirkan menjalankan lembaga Baitul Mal Pidie untu bisa melayani masyarakat secara baik" pungkasnya. 

Untuk diketahui, Muhammad Jafar sebagai Ketua Baitul Mal Pidie juga mantan  Camat Tiro. (*)



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.