74 Santri Ikuti Ujian Nasional MDTU di Cihaurbeuti Ciamis, Jadi Bekal Ilmu Agama Sejak Dini
Dedy Herdiana May 07, 2026 04:35 PM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Suasana serius tampak di ruang-ruang kelas Madrasah Al Mukaromah, Dusun Cicurug, Desa Cijulang, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis.

Puluhan santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula (MDTU) terlihat fokus mengerjakan soal ujian yang digelar Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Ciamis bersama Kementerian Agama Kabupaten Ciamis.

Sebanyak 74 peserta dari tujuh madrasah di Desa Cijulang mengikuti Evaluasi Akhir atau Ujian Berstandar Nasional MDTU yang berlangsung sejak Senin (4/5/2026) hingga Kamis (7/5/2026).

Ketua FDTA Desa Cijulang, Aj. Undang Saepudin mengatakan, ujian tersebut menjadi bagian penting untuk mengukur kemampuan santri dalam bidang pendidikan agama Islam.

“Evaluasi akhir MDTU ini merupakan ujian untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik madrasah diniyah,” ujar Undang, Kamis (7/5/2026).

Baca juga: Petani Ciamis Selatan, Hujan Kebanjiran dan Kemarau Kekeringan

Menurutnya, pelaksanaan ujian tersebut juga menjadi upaya meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan MDTU agar mampu mencetak lulusan yang berkualitas.

Ia menyebutkan, materi ujian mencakup enam mata pelajaran, yakni Al-Qur’an, Hadits, Aqidah Akhlak, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), Fiqih dan Bahasa Arab.

Seluruh materi disusun berdasarkan standar kompetensi lulusan MDTU yang telah ditetapkan FKDT Kabupaten Ciamis.

“Peserta ujian ini merupakan siswa yang telah menyelesaikan jenjang kelas 4 MDTU di masing-masing madrasah,” katanya.

Selain menjadi alat evaluasi pembelajaran, hasil ujian juga diharapkan dapat memberikan gambaran kepada orang tua dan masyarakat terkait kemampuan peserta didik dalam memahami ilmu agama.

Undang berharap, lulusan MDTU nantinya memiliki bekal agama yang kuat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

“Saya yakin ini bisa menjadi bekal pengetahuan agama yang kuat dan berkualitas bagi peserta didik,” ucapnya.

Ia pun mengajak para santri untuk terus semangat menuntut ilmu agama sebagai bekal kehidupan dunia dan akhirat.

“Raihlah ilmu untuk mencapai kebahagiaan dunia akhirat melalui madrasah,” pesannya.(*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.