Raker KONI Sulbar Matangkan Strategi Pembinaan Atlet dan Cabor
Ilham Mulyawan May 07, 2026 07:47 PM

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) I Tahun 2026 di Hotel Grand Putra, Mamuju, Kamis (7/5/2026).

Agenda utama dalam pertemuan ini adalah mematangkan strategi pembinaan atlet serta pemetaan cabang olahraga (cabor) unggulan menjelang kualifikasi Pra-PON dan Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.

Ketua Umum KONI Sulbar, Syamsul Samad, menegaskan rapat kerja ini bukan sekadar menggugurkan kewajiban sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), melainkan sebuah langkah menentukan arah prestasi olahraga di Sulbar.

Baca juga: KISAH Dg Gassing Lansia di Gowa Hidup Sendiri di Rumah Reyot Selama 20 Tahun dan Tak Pernah Nikah

Baca juga: Tertib Administrasi, Kanwil Kemenkum Sulbar Koordinasikan Pengelolaan Sejumlah BMN 

Salah satu poin krusial yang dibahas adalah evaluasi terhadap lebih dari 40 cabang olahraga yang bernaung di bawah KONI Sulbar.

Dari jumlah tersebut, baru sekitar 20 pengurus provinsi (pengprov) cabor yang memiliki kepengurusan resmi dan aktif secara kelembagaan.

"Kami harus realistis. Tidak semua dari 40 cabor ini bisa kita dorong secara bersamaan. Melalui forum ini, kita akan fokus pada cabor yang memiliki prospek prestasi dan menjadi unggulan di Sulawesi Barat," ujar Syamsul.

 

Ketua Komisi I DPRD Sulbar itu menambahkan, penentuan cabor prioritas ini juga berkaitan erat dengan efektivitas penggunaan anggaran.

 

Mengingat kondisi fiskal di tingkat provinsi maupun enam kabupaten di Sulbar yang terbatas, KONI dituntut untuk lebih selektif.

 

"Kita ingin menggunakan biaya yang efisien untuk hasil yang efektif. Kami mendengarkan aspirasi dari pemerintah daerah mengenai kondisi keuangan mereka. Jadi, pembinaan atlet menuju Pra-PON dan PON harus berbasis data prestasi agar anggaran tidak terbuang sia-sia," lanjutnya.

Apresiasi Dispoparekraf

Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sulbar, Bau Akram Dai, memberikan apresiasi atas langkah KONI dalam melakukan pemetaan (mapping) program.

 

Menurutnya, sinkronisasi antara KONI dan Pemerintah Daerah sangat penting untuk memastikan perencanaan olahraga tahun 2027-2028 berjalan sesuai jalur.

 

"Pemerintah mengapresiasi Rakerprov pertama di tahun 2026 ini. Intinya adalah bagaimana kita mempersiapkan segala sesuatunya, melakukan mapping perencanaan ke depan untuk meningkatkan kesiapan teman-teman atlet menghadapi Pra-PON dan PON," kata Bau Akram.

 

Rapat kerja ini diikuti jajaran pengurus KONI Provinsi Sulbar, ketua-ketua cabang olahraga (Cabor) tingkat provinsi, Ketua KONI dari enam kabupaten se-Sulbar.(*)

 

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.