Unram Larang Pemutaran Film ‘Pesta Babi’, Dalih Jaga Kondusifitas
Idham Khalid May 07, 2026 09:22 PM

 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Kegiatan nonton bareng film 'Pesta Babi' di Universitas Mataram dibatalkan, setelah pihak kampus melarang pemutaran film ini dengan dalih menjaga kondusifitas. 

Pemutaran film ini rencananya akan digelar di halaman Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Unram, Kamis (7/5/2025) malam. Menjelang pemutaran film ini, sejumlah aparat keamanan berjaga agar film tersebut tidak diputar. 

Pantauan Tribun Lombok, antara mahasiswa dan pihak kampus yang diwakili oleh Wakil Rektor III Unram Dr Sujita sempat adu mulut terkait alasan penolakan pemutaran film ini yang menggambarkan kondisi tanah Papua saat ini. 

"Mohon dimengerti bersama ini untuk menjaga kondusifitas sebaiknya film ini tidak ditonton, saya tidak mengutarakan alasannya. Intinya untuk menjaga kondusifitas demi persatuan dan kesatuan bangsa kita," kata Sujita di hadapan mahasiswa. 

Sujita mengatakan penolakan pihak kampus terkait pemutaran film Pesta Babi karya Dandi Laksono ini berdasarkan perintah atasan, namun tidak disebutkan siapa atasan yang dimaksud.

"Tidak ada tekanan, hanya saja saya menjalankan perintah," katanya meninggalkan kerumunan mahasiswa. 

Baca juga: Teror Kepala Babi dan Bangkai Tikus Tempo, Respons Pihak Istana Hingga Ancaman Independensi Pers

Sujita justru mengajak mahasiswa untuk menonton sepak bola ketimbang menonton film ini. 

Sementara itu perwakilan mahasiswa asal Papua, Kofa menilai penolakan pemutaran film ini oleh pihak Unram agar masyarakat Indonesia secara umum tidak mengetahui kondisi Papua saat ini. 

"Mungkin pihak kampus (Unram) tidak mau masalah Papua diketahui oleh rakyat," kata Kofa. 

Meski dilarang pihak kampus namun para mahasiswa akan berusaha mencari tempat lain untuk pemutaran film tersebut, karena rencananya setelah pemutaran film akan dilanjutkan dengan diskusi. 

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.