Misteri Virus Hanta di Kapal MV Hondius, Ahli: Waspada Penularan Antarmanusia
GH News May 07, 2026 11:09 PM
Jakarta -

Wabah virus hanta di kapal pesiar MV Hondius menewaskan tiga penumpang. Ahli kini menyoroti kemungkinan penularan antarmanusia di atas kapal.

Sejauh ini, tiga penumpang dilaporkan meninggal dunia dan sedikitnya lima lainnya diduga terjangkit virus. Laporan terkini, kapal yang membawa sekitar 150 penumpang itu kini diberikan izin untuk menepi ke wilayah Spanyol.

Mengutip , Kamis (7/5/2026) dokter sekaligus mantan ahli bedah Angkatan Udara AS, Zaid Fadul, menjelaskan biasanya virus hanta menular melalui kotoran atau air liur tikus. Namun, ada satu varian berbahaya bernama virus Andes yang bisa menular langsung dari orang ke orang.

"Itu cara penilaran yang paling umum," jelasnya.

Menurut Zaid, kemungkinan itulah yang membuat banyak pihak khawatir karena kapal pesiar merupakan ruang tertutup dengan kontak antarpengunjungnya cukup dekat.

"Itulah alasan mengapa semua orang merasa sangat takut," tambahnya.

Meski situasinya terdengar mengkhawatirkan, para ahli meminta penumpang dan keluarga tidak panik. Menurut Zaid, kunci utamanya adalah pencegahan melalui kebersihan yang ketat.

"Pencegahan adalah kuncinya. Menjaga kebersihan tangan, menjaga jarak, dan memakai masker saat berada di sekitar orang lain dapat secara signifikan mengurangi risiko," terang Zaid.

WHO pun tidak menutup kemungkinan teori tersebut. Direktur Kesiapsiagaan dan Pencegahan Epidemi dan Pandemi WHO, Maria Van Kerkhove, menyatakan bahwa penularan antarmanusia mungkin saja terjadi di lingkungan yang sangat tertutup.

"Kami meyakini mungkin ada beberapa penularan antarmanusia yang terjadi di antara kontak yang sangat dekat," ungkap Maria.

Adapun, peneliti virus dari Pirbright Institute, Giulia Gallo, menekankan pentingnya pelacakan riwayat perjalanan penumpang untuk memastikan di mana titik awal infeksi terjadi.

"Perlu untuk mengidentifikasi sumber infeksi di kapal dan melacak kembali perjalanan para pasien," tegas Gallo.

Muhammad Lugas Pribady
Jurnalis detikcom
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.