Dua Pesawat Tanker AS KC-135 dan KC-46A Hilang Kontak di Selat Hormuz usai Beri Sinyal Bahaya
Untung May 08, 2026 11:57 AM

- Operasi Angkatan Udara Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah berubah mencekam setelah dua pesawat tanker militer dilaporkan menghilang dari radar.

Dua pesawat tersebut, yakni KC-135 Stratotanker dan KC-46A Pegasus, sempat mengeluarkan kode bahaya darurat sebelum kehilangan kontak di sekitar Selat Hormuz.

Keduanya diketahui tengah beroperasi mendukung “Operasi Project Freedom” yang diumumkan Presiden Donald Trump sejak Minggu (3/5/2026).

Laporan awal menyebutkan bahwa sinyal darurat dari kedua pesawat tersebut muncul hanya berselang beberapa jam satu sama lain.

Hingga kini, belum ada penjelasan resmi terkait penyebab hilangnya kontak, namun muncul laporan adanya gangguan GPS dan navigasi yang kuat di kawasan Teluk.

Merespons situasi ini, helikopter pencarian dan penyelamatan dilaporkan telah dikerahkan dari pangkalan di Qatar untuk melakukan penyisiran.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan militer dengan Iran serta adanya penolakan akses militer dari sejumlah negara sekutu di kawasan Teluk.

Buntut dari kejadian tersebut dan kurangnya dukungan sekutu, Presiden Donald Trump akhirnya memutuskan untuk menghentikan sementara rencana operasi pengawalan kapal di Selat Hormuz.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.