Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian menyatakan keprihatinannya yang mendalam atas krisis yang terjadi di Selat Hormuz.
Hal itu ia sampaikan dalam sebuah konferensi pers di Beijing pada Jumat (8/5/2026).
Jian mendesak sejumlah pihak terkait untuk meredakan ketegangan dan memastikan keselamatan bagi kapal-kapal yang melintas.
Respons ini disampaikan setelah sebuah kapal tanker yang membawa awak kapal Tiongkok diserang di wilayah tersebut.
"China percaya bahwa memulihkan jalur pelayaran tanpa hambatan sesegera mungkin adalah demi kepentingan bersama negara-negara di kawasan dan komunitas internasional," lanjutnya.
Jian menegaskan bahwa China mendukung komunikasi dengan semua pihak baik Iran maupun Amerika Serikat (AS).