Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan Sukses Hanyutkan Penonton di Medan
Ayu Prasandi May 10, 2026 09:27 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Netty keluar dari studio bioskop Cinepolis Plaza Medan Fair dengan mata yang masih sembab.

Sesekali ia mengusap air matanya sambil mencoba tersenyum kecil kepada teman di sampingnya.

Baginya, film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan” bukan sekadar tontonan, melainkan cerita yang terasa dekat dengan kehidupan banyak orang.

"Filmnya relate banget sama kehidupan nyata. Bener-bener menguras emosi," ujarnya, Minggu (10/5/2026).

Selama film berlangsung, Netty mengaku beberapa kali tak kuasa menahan haru, terutama saat adegan tentang kehilangan dan perjuangan mempertahankan orang yang dicintai muncul di layar.

Ia bahkan sempat terdiam cukup lama setelah film selesai, mencoba menenangkan perasaannya yang campur aduk.

“Dalam kali ceritanya, banyak adegan yang bikin hati nyesek. Rasanya seperti diingatkan tentang orang-orang yang pernah hadir dan takut kehilangan mereka,” tuturnya dengan suara pelan.

Menurut Netty, kekuatan film tersebut terletak pada emosi yang terasa nyata dan dekat dengan pengalaman kehidupan sehari-hari.

Ia pun menyebut film itu berhasil membuat penonton larut dalam suasana sedih sejak awal hingga akhir cerita.

Tak hanya Netty, hal yang sama juga dirasakan Dian.

Ia mengaku film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan” membuatnya langsung teringat pada keluarga dan kenangan masa kecil yang selama ini terasa sederhana, namun ternyata begitu berharga.

“Rasanya habis nonton film ini aku mau peluk mama papa seerat mungkin,” ujarnya lirih sambil tersenyum tipis menahan haru.

Ia mengaku sepanjang film diputar, pikirannya dipenuhi potongan kenangan kecil bersama keluarga, mulai dari momen sang ibu menyiapkan bekal sekolah setiap pagi, suasana rumah yang ramai, hingga pertengkaran kecil dengan adik yang kini justru terasa manis untuk dikenang.

Menurutnya, film tersebut bukan hanya menghadirkan cerita sedih tentang kehilangan, tetapi juga mengingatkan bahwa banyak kenangan sederhana bersama orang tercinta sering kali baru terasa sangat berarti ketika waktu mulai berubah.

Ia pun berharap memori-memori indah bersama keluarganya tidak akan pernah memudar.

“Film ini bikin sadar kalau kebersamaan itu ternyata mahal. Hal-hal kecil yang dulu dianggap biasa sekarang malah jadi yang paling dirindukan,” tuturnya.

Menyambut antusiasme para penonton Gala Premiere drama keluarga paling dinantikan tahun ini, Rapi Films, Screenplay Films dan Vortera Studios telah memberikan kejutan bagi para pecinta film tanah air.

Melalui agenda spesial bertajuk "Nonton Duluan", publik berkesempatan menyaksikan film "Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan" lebih awal di 40 kota yang tersebar dari Sabang sampai Merauke sebelum rilis reguler pada 13 Mei 2026.

Agenda nonton duluan ini diselenggarakan selama dua hari, yakni pada Sabtu, 9 Mei 2026 dan Minggu, 10 Mei 2026.

Program ini merupakan apresiasi bagi para penggemar yang sudah tidak sabar mengikuti perjalanan emosional keluarga Yuke (Lulu Tobing) dan Kesha (Yasmin Napper) dalam menjaga memori keluarga yang kian memudar.

Penayangan spesial ini akan tersebar di berbagai jaringan bioskop favorit masyarakat, mulai dari XXI, CGV, hingga Cinepolis.

Kisah keluarga Yuke berhasil menciptakan tangis haru para penonton yang berkesempatan
untuk menonton film ini duluan.

Banyak dari penonton yang mengaku kalau mereka keluar dari bioskop tidak hanya dengan perasaan sedih, namun memiliki pandangan baru akan betapa berharganya memori yang kita miliki.

Sinopsis Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan

Film karya sutradara Kuntz Agus dan penulis skenario Alim Sudio ini mengangkat tema
caregiving dan memori keluarga.

Berkisah tentang perjuangan seorang mahasiswi film, Kesha (Yasmin Napper), yang harus menghadapi kenyataan pahit saat ibunya, Yuke (Lulu Tobing), mulai kehilangan ingatan akibat Alzheimer.

Film ini mengajak penonton untuk menghargai setiap detik kebersamaan bersama orang tercinta.

(cr26/tribun-medan.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.