TRIBUNPALU.COM - Hujan deras mengguyur Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, memicu banjir di dua desa, yakni Desa Salepae dan Desa Moutong Utara.
Banjir menggenangi permukiman warga serta beberapa akses jalan desa.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Sulteng, Asbudianto, menyampaikan bahwa hujan yang berlangsung cukup lama menyebabkan sungai di Desa Salepae meluap.
Baca juga: 12 Sertipikat Elektronik Diserahkan Wamen ATR/BPN di Sulteng, Termasuk Sertipikat Wakaf dan PTSL
“Banjir merendam permukiman warga dan akses jalan di kedua desa terdampak,” ujarnya.
Data sementara mencatat di Desa Salepae, tiga titik tanggul jebol sehingga beberapa jalan desa tergenang.
Di Desa Moutong Utara, tujuh kepala keluarga terdampak dan lima rumah warga terendam air.
Beruntung, tidak ada korban jiwa, sementara jumlah pengungsi masih dalam pendataan.
BPBD Sulteng bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Parigi Moutong telah melakukan asesmen lapangan dan koordinasi penanganan darurat.
Selain itu, alat berat telah diterjunkan untuk membantu perbaikan tanggul yang jebol dan mencegah meluasnya dampak banjir.
Hingga Minggu malam, hujan mulai mereda, namun banjir masih menggenangi permukiman serta perkebunan warga.
Baca juga: Nasib Ammar Zoni: Gagal Bertahan di Jakarta, Kini Menangis Kembali ke Nusakambangan
BPBD Sulteng mencatat perbaikan tanggul menjadi prioritas mendesak agar warga dapat kembali beraktivitas dengan aman.(*)