TRIBUNNEWS.COM - Belum tuntas dengan Lamine Yamal, timnas Spanyol kembali dibuat pusing. Kali ini giliran "bestie" Lamine Yamal yang bermain untuk Athletic Bilbao giliran yang cedera.
Persiapan timnas Spanyol menjelang Piala Dunia 2026 mengalami pukulan telak setelah Nico Williams terpaksa ditarik keluar akibat cedera otot.
Insiden cederanya adik dari Inaki Williams ini terjadi pada pertandingan Athletic Club melawan Valencia pada pekan 25 LaLiga di San Mames Stadium, Minggu (10/5).
Terjadi hanya beberapa pekan menjelang turnamen dan menyusul cedera yang mengakhiri musim Lamine Yamal, kondisi memprihatinkan sang pemain sayap di lapangan telah memicu kekhawatiran besar terkait ketersediaannya untuk La Furia Roja, julukan Spanyol.
Diketahui, Nico Williams memulai pertandingan di posisi aslinya sebagai sayap kiri, namun terpaksa keluar lebih awal pada menit ke-36.
Dalam perjalanan menuju kekalahan 1-0 bagi tuan rumah, sang winger mengalami masalah otot yang serius sebelum tertatih-tatih meninggalkan lapangan.
Ia digantikan oleh saudaranya, Inaki, sementara para penggemar dan staf medis tampak sangat prihatin atas keparahan situasi tersebut.
Dalam perjalanannya menuju pinggir lapangan, Williams dilaporkan terdengar berulang kali yang menegaskan ketidakpercayaannya terhadap cedera yang dia alami.
"Tidak mungkin, tidak mungkin," ucapnya, yang mengindikasikan kemungkinan cedera serius, seperti yang dilaporkan pakar transfer asal Italia, Fabrizio Romano dalam cuitannya di X (Twitter).
Reaksi yang begitu spontan itu langsung memicu kekhawatiran mengenai kesiapannya untuk tampil di Piala Dunia mendatang.
Selama lebih dari setahun, Nico Williams telah menjadi penghubung penting di sayap berkat kecepatan, kemampuan menggiring bola, dan kreativitasnya.
Ia juga dianggap sebagai pasangan yang sempurna untuk Lamine Yamal dalam sistem serangan tim nasional Spanyol.
Baca juga: Piala Dunia 2026 - Angin Segar bagi Timnas Spanyol, Lamine Yamal Merumput Lagi
Musim ini, Williams telah mencetak enam gol dan tujuh assist dalam 32 penampilannya bersama Athletic Club, dengan total waktu bermain lebih dari dua ribu menit.
Namun, serangkaian masalah pada pangkal paha dan pubalgia telah mengganggu ritmenya, sehingga cedera terbarunya ini menjadi sumber kekhawatiran yang sangat besar.
Luis de la Fuente dan staf tim nasional Spanyol kini menanti dengan cemas, berharap mendapat kabar baik mengenai pemain yang diproyeksikan memainkan peran kunci musim panas ini.
Williams, yang telah mencetak enam gol dalam 30 penampilan internasional, telah menjadi bagian tak tergantikan dari skuad La Roja.
Kemungkinan kehilangan dirinya menjadi pukulan telak, terutama setelah kabar terbaru bahwa bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, harus absen sepanjang musim dan kini berlomba melawan waktu agar bisa pulih tepat waktu untuk babak penyisihan grup Piala Dunia.
Meski update terbaru bahwa Lamine Yamal menunjukkan progres positif, tetapi Spanyol tidak ingin mengambil risiko, sebelum benar-benar dinyatakan fit.
Pelatih Luis de la Fuente bahkan menyiapkan berbagai kemungkinan sebagai opsi, termasuk memainkan Lamine Yamal sebagai pengganti.
Identitas utama Spanyol sangat bergantung pada para pemain sayap muda yang dinamis, dan kehilangan keduanya akan memaksa mereka untuk meninjau ulang taktik mereka secara signifikan.
(Tribunnews.com/Giri)