SURYA.CO.ID - Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan keberanian di lintasan basah Le Mans. Meski menghadapi kondisi sulit dan start kurang optimal, ia berhasil finis ke-4 pada Moto3 Prancis 2026.
Veda Ega Pratama memulai balapan Moto3 Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans dengan kondisi basah yang menantang.
Rider asal Gunungkidul, Yogyakarta, ini memulai dari posisi ke-6, tetapi langsung turun ke posisi ke-10 akibat start yang kurang baik dan insiden di depan.
Balapan yang dikurangi menjadi 13 putaran dari 20 lap karena hujan memaksa pembalap menyesuaikan strategi dan ritme.
Baca juga: Hasil Lengkap dan Daftar Klasemen Moto3 Usai MotoGP Prancis 2026, Veda Ega Pratama Genap 50 Poin
“Jujur saja, perasaan hari ini sangat bagus. Saat pemanasan, saya hampir terjatuh dan sebelum balapan saya sedikit takut karena kondisi ini benar-benar sulit, terutama untuk balapan Grand Prix basah pertama saya,” kata Veda dalam siaran resmi Honda Team Asia.
“Jadi sebelum start, target saya hanyalah menyelesaikan balapan dan membawa pulang beberapa poin untuk tim.”
Veda sempat turun ke urutan ke-14 setelah beberapa crash terjadi di lap-lap awal, namun ia berhasil menanjak kembali.
“Saya melihat banyak pembalap terjatuh dan saya mencoba untuk memanfaatkan situasi sambil tetap fokus. Pada akhirnya saya mencoba untuk mengejar kelompok podium, tetapi ban belakang turun drastis pada lap-lap terakhir,” ujarnya.
Baca juga: Hasil Moto3 Prancis 2026 Veda Ega Pratama Nyaris Podium Finis ke 4
Meski tidak naik podium, finis ke-4 menjadi hasil yang membanggakan bagi Veda dan Honda Team Asia. Ia berada di belakang Maximo Quiles (Aspar) juara, Adrian Fernandez (Leopard Racing) di urutan kedua, dan Matteo Bertelle (LEVEL UP - MTA) di posisi ketiga. Rekan setimnya, Zen Mitani, menutup balapan di posisi ke-16.
“Ini adalah balapan bertahan hidup yang sangat sulit karena banyak pembalap jatuh dalam kondisi licin ini, tetapi kedua pembalap kami mengelola situasi dengan sangat cerdas dan menyelesaikan balapan,” kata Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama.
“Veda mengalami momen sulit pada awal dan kehilangan beberapa posisi selama lap pertama, tetapi setelah itu kecepatannya sangat kuat dan dia mulai pulih selangkah demi selangkah hingga berjuang untuk posisi podium menjelang akhir balapan. Akhirnya dia finis keempat, yang masih merupakan hasil yang sangat positif dan pengalaman penting baginya.”
Seri berikutnya, MotoGP Catalunya, akan digelar pada 15-17 Mei, menjadi kesempatan bagi Veda dan tim untuk meningkatkan performa dalam kondisi basah maupun kering.