- Ratusan warga membakar Pondok Pesantren Nurul Jadid di Kabupaten Mesuji, Lampung pada Sabtu (9/5) malam.
Pembakaran itu dipicu dugaan pencabulan yang menyeret pimpinan pondok pesantren.
Pihak yang berwajib diduga mengamankan seorang pria yang diduga sebagai provokator.
Kabid Humas Polda Lampung, Yuni Iswandari pada Minggu (10/5), buka suara terkait pembakaran ponpes tersebut.
Ia mengatakan warga telah memperingatkan pimpinan ponpes tidak berada di lingkungan pesantren.
Warga pun terus memantau situasi di sekitaran ponpes setelah ultimatum dilayangkan.
Rupanya, pimpinan ponpes masih berada di area pesantren hingga memicu kemarahan warga.
Hal ini membuat warga melakukan tindakan anarkis hingga berujung perusakan fasilitas bahkan pembakaran bangunan pesantren.
Sementara Kepolisian Sektor Mesuji Timur mengamankan seorang pria yang diduga provokator pembakaran ponpes.
Pelaku yang diamankan berinisial AN (30).
Saat ini, pelaku telah dibawa ke Mapolres Mesuji untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.