Amuk Keluarga Pria yang Tewas Usai Diduga Mencuri Mangga di Rumah Korban, Pohon Mangga Ditebang 
Yandi Triansyah May 11, 2026 01:27 PM

SRIPOKU.COM - Ri seorang pemuda tewas usai diduga mencuri mangga di Kelurahan Api-api, Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur. 

Keluarga Ri mendatangi rumah pemilik pohon mangga karena keluarga pria berusia 35 tahun itu menduga Ri bukan tewas akibat terjatuh dari pohon melainkan menjadi korban pengeroyokan. 

Massa sempat mendatangi lokasi pasca-pemakaman, menebang pohon mangga, dan membuat kericuhan yang menyebabkan seorang warga sekitar diduga menjadi korban penganiayaan massa. 

Kanit Pidana Umum Satreskrim Polres Bontang, Ipda Markus mengungkapkan, hasil rekonstruksi sementara yang sudah dilakukan tidak menemukan aksi penganiayaan yang menyebabkan Ri meninggal. 

“Sempat terjadi keributan, karena keluarga menduga pelaku yang juga korban dipukuli. Tapi, itu tidak terbukti dari proses pendalaman (rekonstruksi ulang) yang dilakukan kemarin,” ujar Markus dilansir dari Tribun Kaltim, Senin (11/5/2026). 

Kronologi 

Peristiwa bermula pada Selasa (5/5/2026) dini hari saat Ri dan MR kepergok warga saat mendatangi pohon mangga. 

Ri tewas di lokasi setelah terjatuh dari pohon tersebut.

Warga sekitar melihat aksi mereka dan langsung mengejar. MR kabur dengan sepeda motor, sedangkan Ri yang panik melompat dari pohon hingga kepalanya menghantam pagar beton. 

“Warga awalnya fokus mengejar temannya yang kabur. Setelah kembali baru mengetahui ada orang tergeletak,” ujar Markus.

Warga yang menemukan korban tergeletak dekat pagar rumah mengaku tidak berani menyentuhnya dan memanggil petugas keamanan lingkungan serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Api-Api.  
Polisi tiba sekitar 10 menit kemudian dan melihat Ri masih memakai masker. 

Korban kemudian dipindahkan ke teras rumah dan dibawa menggunakan mobil pribadi warga ke RS Amalia karena ambulans tak kunjung datang.   

“Warga juga yang bawa ke rumah sakit akhirnya, menggunakan mobil warga,” ujarnya. 

Ri meninggal dunia pada Rabu (6/5/2026) setelah sempat dirawat intensif akibat luka berat di kepala.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.