Alasan Dandim 1501 Ternate Bubarkan Nobar Pesta Babi, Judul Provokatif & Maluku Utara Sensitif SARA
Ramadhan Aji Prakoso May 11, 2026 06:42 PM

- Acara nonton bareng (nobar) film dokumenter berjudul Pesta Babi di ternate dibubarkan oleh aparat TNI setempat.

Dandim 1501 Ternate Letkol Inf Jani Setiadi memberikan klarifikasi terkait pembubaran nobar film Pesta Babi di Benteng Oranje.

Jani menyebut pihaknya memonitor kegiatan tersebut setelah melihat banyak penolakan di media sosial terhadap pemutaran film tersebut.

Dilansir dari Tribunnews yang dikutip dari Tribun Ternate, Jani menyebut bahwa dirinya melihat dari judul film yang yang diklaimnya banyak bersifat provokatif.

"Kami melihat di media sosial, banyaknya penolakan akan kegiatan film ini, karena banyak yang menilai ini bersifat provokatif.

Dari judulnya," kata Jani dikutip dari Tribun Ternate.

Dalam klasifikasinya, Jani menegaskan bahwa penilaian soal sifat provokatif bukan pendapat pribadi, melainkan berdasarkan respons masyarakat di media sosial, Senin (11/5).

"Ini bukan pendapat pribadi saya, tapi jika tidak percaya, akan saya tunjukkan, banyak yang sifat provokatif, menurut masyarakat di media sosial," ujarnya.

Jani beranggapan, pemutaran film dihentikan lantaran kondisi Maluku Utara saat ini dinilai sangat sensitif terhadap isu SARA.

Jani lantas mempersilahkan untuk melakukan diskusi tentang pelestarian lingkungan hidup lantaran hal itu dinilai positif.

Namun demikian, Jani tetap meminta panitia nobar untuk menghentikan pemutaran film karya jurnalis Dandhy Dwi Laksono itu.

"Saya minta tolong dihentikan agar tidak dijadikan bahan dipolitisir kemudian hari," kata Jani kepada panitia nobar.

Jani mengatakan dampak dari pemutaran film bisa muncul beberapa hari kemudian, sehingga penting menjaga kondusifitas Ternate.

Menutup klasifikasinya, Jani mengajak seluruh pihak bekerja sama dan saling menghargai.

Dirinya menyebut aparat punya tanggung jawab menjaga keamanan wilayah.

Sebagai informasi, aktivitas nobar film dokumenter Pesta Babi yang digelar (Aliansi Jurnalis Independen) AJI Ternate di Benteng Oranje, Kota Ternate, pada Jumat (8/5/2026) malam dibubarkan aparat TNI pukul 19.30 WIT.

Dalam pembubaran tersebut awalnya, Babinsa dan intelijen TNI mendokumentasikan kegiatan.

Puncaknya Dandim 1501 Ternate Jani Setiadi meminta penghentian pemutaran film sekitar pukul 21.30 WIT.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.