Viral Ruang Publik di Solo Jadi Tempat Mesum, Pakar Usul Pasang CCTV dan Speaker Agar Malu
Putradi Pamungkas May 11, 2026 10:30 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Viral video aksi mesum di Plaza Manahan, Solo, memicu sorotan publik terhadap pengawasan ruang terbuka hijau dan fasilitas umum.

Menanggapi hal tersebut, Komite Transportasi Center for Technology and Innovation Studies (CTIS), Bambang S Pujantiyo, mengusulkan pemasangan CCTV dan speaker peringatan di area publik untuk mencegah tindakan tidak senonoh terulang kembali.

Menurut Bambang, pengawasan aktif melalui kamera CCTV dapat membantu petugas memantau aktivitas mencurigakan di ruang publik.

Jika ditemukan tindakan yang tidak pantas, pelaku bisa langsung diperingatkan melalui pengeras suara agar muncul efek malu dan jera.

“Pengawasan itu ya melalui CCTV. Jadi kalau ada gerak gerik mencurigakan langsung diingatkan weh apa mohon jangan jangan berbuat yang tidak baik gitu ya,” ungkapnya saat dihubungi, Senin (11/5/2026).

AKSI MESUM - Suasana Taman Plaza GOR Manahan Kota Solo, Senin (12/5/2026). Viral aksi tidak senonoh yang terjadi di taman Plaza GOR Manahan, Solo, menuai sorotan publik.
AKSI MESUM - Suasana Taman Plaza GOR Manahan Kota Solo, Senin (12/5/2026). Viral aksi tidak senonoh yang terjadi di taman Plaza GOR Manahan, Solo, menuai sorotan publik. (TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto)

Ruang Publik Diminta Diisi Aktivitas Positif

Bambang menilai aksi tidak senonoh di tempat umum umumnya terjadi di area yang sepi dan minim aktivitas masyarakat.

Karena itu, ia mendorong pemerintah maupun komunitas untuk lebih menghidupkan ruang publik dengan kegiatan positif, khususnya bagi anak muda.

Ia menyebut berbagai aktivitas seperti olahraga, seni pertunjukan, teater, hingga pembacaan puisi bisa menjadi solusi agar kawasan publik tetap ramai dan produktif.

“Seperti anak anak muda sekarang itu diarahkan ke arah yang positif, misalnya kayak olahraga. Ataukah teater gitu ya, seni drama dan lain sebagainya. Kalau perlu di ruang publik itu kan juga bisa aja dibangun semacam panggung gitu ya untuk untuk apa menampilkan karya karya apakah itu drama apakah itu puisi gitu ya ataukah itu semacam uh apa ya tari-tarian. Sehingga itu bisa mengundang aktivitas yang positif gitu ya, jadi jangan dibiarkan sepi gitu,” ungkapnya.

Baca juga: Viral Pasangan Pemuda Mesum di Plaza GOR Manahan Solo, Satpol PP : Manfaatkan Kelengahan Petugas

Area Gelap dan Rindang Perlu Ditata Ulang

Selain pengawasan teknologi, Bambang juga menyoroti pentingnya penataan fisik ruang publik.

Ia meminta area yang terlalu gelap atau tertutup pepohonan rindang segera dirapikan agar tidak menjadi lokasi yang rawan disalahgunakan.

Menurutnya, pencahayaan yang terang menjadi salah satu langkah sederhana namun efektif untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengunjung.

“Kalau misalnya ada pohon yang yang agak rindang gitu ya cepat cepatlah itu dari di dinas misalnya itu uh dirapikan gitu ya supaya enggak enggak ada tempat tempat yang tersembunyi atau agak gelap gitu. Nah kemudian lampunya jangan malah dimatiin gitu kan. Menurut saya lampu perlu dibikin terang,” jelasnya.

Baca juga: Heboh Sejoli di Solo Berbuat Mesum di Outlet Dimsum, Cuma Pesan 1 Menu Tapi Tak Dimakan

Seperti diketahui, viral aksi tidak senonoh yang terjadi di taman Plaza GOR Manahan, Solo, menuai sorotan publik.

Peristiwa yang melibatkan dua pasangan muda itu ternyata bukan kali pertama terjadi di kawasan ruang publik tersebut.

Video aksi tak senonoh di Plaza GOR Manahan sebelumnya beredar luas di media sosial dan memicu reaksi netizen.

Warga sekitar pun berharap pengawasan dan patroli petugas diperketat agar kejadian serupa tidak terulang.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.