Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN – Festival Candi Kembar 2026 mengangkat tema pelestarian warisan dengan simbol Makara, ornamen khas candi yang melambangkan perlindungan, kekuatan, dan keseimbangan bagi generasi masa kini dan mendatang.
Makara dipilih sebagai identitas visual sekaligus filosofi utama festival tahun ini.
Dalam tradisi arsitektur Hindu-Buddha, makara dikenal sebagai penjaga gerbang suci.
Baca juga: Kirab Gunungan Festival Candi Kembar Tempuh 2 Km, Start Candi Sewu hingga Candi Plaosan Klaten
“Temanya itu ada logo, logo atau simbolnya itu sebuah makara pelindung, gajah yang tubuhnya itu naga,” ujar Rudi.
Tema besar festival menekankan peran generasi muda dalam menjaga warisan budaya, khususnya kawasan Candi Plaosan.
“Secara garis besar temanya adalah generasi muda itu dituntut untuk melestarikan warisan,” jelasnya.
Dalam materi publikasi, makara juga dimaknai sebagai simbol komitmen menjaga nilai luhur peninggalan leluhur.
Tagline festival, “Warisan Lestari, Pelindung Generasi,” memperkuat pesan tersebut.
Makara tidak hanya hadir sebagai elemen visual, tetapi sebagai representasi tanggung jawab kolektif terhadap budaya.
Baca juga: Festival Candi Kembar 2026 Digelar 2 Hari di Desa Bugisan Prambanan Klaten, Angkat Tema Makara
(*)