Tribunlampung.co.id, Jawa Timur - Sebuah tas mencurigakan tergantung di kamar mandi musala di Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Jemaah penasaran dengan isi tas yang tergantung di kamar mandi tersebut berusaha mencari tahu.
Namun begitu melihat ke dalam tas, mereka terkejut bukan main karena terdapat jasad bayi di dalamnya.
Bayi yang sudah meninggal tersebut diduga telah dibuang oleh orang tuanya. Temuan itu membuat warga gempar lantas polisi mendatangi TKP ( tempat kejadian perkara).
Kapolsek Glenmore AKP Budi Hermawan mengungkapkan, jasad bayi tersebut ditemukan pertama kali oleh warga setempat bernama Hadi.
Awalnya hadi menemukan tas setelah ia salat subuh di musala Nurul Huda di Dusun Tegalrejo, Selasa (12/5/2026).
"Setelah saksi salat jemaah subuh, ia mematikan lampu kamar mandi dan menemukan ada sebuah tas digantung," kata Budi dikutip dari TribunJatim.com.
Merasa curiga dengan tas berwarna hitam itu, Hadi mengambilnya. Bersama jemaah lain yang ada di lokasi, ia kemudian membuka tas tersebut.
Mereka terkejut menemukan sesosok bayi yang telah meninggal di dalamnya.
Bayi ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Kondisi tubuhnya lengkap. Orang tua bayi meninggalkan secarik kertas berisi pesan dan uang tunai Rp 100 ribu.
Besar kemungkinan, bayi dibuang dalam keadaan telah meninggal dunia. Sebabnya, orang tua bayi berpesan dalam suratnya agar bayi tersebut dimakamkan secara baik.
"Siapapun yang menemukan tas ini saya minta tolong makamin janin anak saya yang layak. Dalam amplop ini ada uang cuma sedikit," tulis orang tua bayi dalam suratnya.
Jemaah salat subuh di musala Nurul Huda melaporkan penemuan jenazah tersebut kepada Polsek Glenmore.
Aparat mengevakuasi jenazah tersebut dan mengamankan berbagai barang bukti yang ada. Jasad bayi dibawa ke RSUD Blambangan.
"Polsek glenmore bersama unit Identifikasi Polresta Banyuwangi melakukan olah TKP, untuk menemukan pelaku pembuang bayi," ucapnya.(*)