Seleksi Kurban Lebih Ketat, 2 Sapi Bantul Yogyakarta Dipilih Prabowo, Harga Rp130 Juta, Berat 1 Ton 
ninda iswara May 12, 2026 02:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Presiden Prabowo Subianto telah memilih sapi untuk kurban di Idul Adha 2026 ini.

Peternak asal Bantul, Yogyakarta, beruntung sapinya lolos seleksi sebagai hewan kurban Presiden Prabowo.

Dua sapi kurban tersebut milik peternak di Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Kabar ini juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul, Joko Waluyo.

Joko Waluyo menuturkan bahwa hewan ternak dari Bantul tersebut lolosuntuk kurban.

"Yang jelas, informasi dari DI Yogyakarta itu, ternak dari Bantul lolos dua ekor," ujar Joko, dikutip dari Tribun Jogja.

Dua sapi yang lolos seleksi ini berasal dari peternak di Kapanewon Kasihan dan Kapanewon Pleret, Yogyakarta.

Dari sembilan sapi yang diajukan oleh DKPP Bantul untuk ikut seleksi hewan kurban Presiden Prabowo, dua diantaranya lolos.

"Sembilan itu sebarannya di Kapanewon Kasihan dan Kapanewon Pleret. Jenisnya Simmental, Limousin, dan Peranakan Ongole," ujar Joko.

Baca juga: Uniknya Penjual Sapi Kurban di Kulon Progo Yogyakarta Pakai SPG, Dandan ala Koboi, Tak Boleh Jijik

Seleksi Lebih Ketat

Ada sejumlah kriteria yang harus dipenuhi oleh sapi kurban agar lolos seleksi.

Menurut penuturan Joko, untuk seleksi tahun ini terbilang lebih ketat dibandingkan tahun sebelumnya.

Syarat utama yang harus dipenuhi yakni mengenai bobot sapi.

Sapi yang boleh ikut seleksi minimal berbobot 1 ton.

Seleksi hewan kurban Presiden RI tahun ini berlangsung lebih ketat dibandingkan tahun sebelumnya.

Salah satu syarat utama yang diterapkan adalah bobot minimal sapi yang harus mencapai satu ton.

Ketentuan tersebut membuat jumlah sapi yang diajukan peternak menjadi lebih sedikit dari biasanya.

"Karena tahun ini kami naikkan minimal bobot seekor sapi itu satu ton, jadi ada seleksi yang cukup ketat," papar Joko.

Meski begitu, sejumlah peternak tetap mengajukan sapi dengan ukuran jumbo untuk mengikuti proses seleksi.

Joko menjelaskan, sapi dengan bobot terbesar yang masuk dalam pengajuan mencapai 1,02 ton.

Nilai jual hewan tersebut pun tergolong fantastis dan menarik perhatian tim seleksi.

"Harga tertinggi yang ditawarkan oleh peternak ke tim seleksi Presiden RI itu Rp130 juta. Itu bobotnya 1,02 ton," ujarnya.

Tak hanya mengejar ukuran dan bobot, seluruh sapi yang mengikuti seleksi juga diwajibkan lolos pemeriksaan kesehatan.

Proses pemeriksaan dilakukan bersama Balai Besar Veteriner Wates dan DKPP Bantul guna memastikan kondisi hewan benar-benar sehat, aman, dan layak dijadikan hewan kurban.

Baca juga: Dewi Perssik Siapkan Dua Sapi Jumbo Berbobot 1,3 Ton untuk Kurban Idul Adha

SAPI KURBAN PRABOWO - Inilah penampakan sapi kurban yang dibeli Presiden Prabowo Subianto. Sapi berjenis Sapi Brahman Cross itu memiliki bobot 1,7 ton. Presiden Prabowo Subianto membeli seekor sapi di Barokah Farm Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (27/5/2025).
SAPI KURBAN PRABOWO - Inilah penampakan sapi kurban yang dibeli Presiden Prabowo Subianto. Sapi berjenis Sapi Brahman Cross itu memiliki bobot 1,7 ton. Presiden Prabowo Subianto membeli seekor sapi di Barokah Farm Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (27/5/2025). (TribunnewsBogor.com)

Peternak Bantul Bangga

Terpilihnya sapi asal Bantul sebagai hewan kurban Presiden membawa kebanggaan besar bagi para peternak lokal.

Joko menyebut pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa kualitas ternak dari Bantul mampu bersaing di tingkat nasional.

Bagi para peternak, momen ini bukan hanya soal penjualan sapi, tetapi juga bentuk apresiasi atas kerja keras mereka selama ini.

Keberhasilan tersebut dinilai mampu membangkitkan semangat peternak untuk terus meningkatkan mutu dan perawatan hewan ternak.

"Tentu ini akan memberikan motivasi kepada para peternak di Bantul, karena kalau dibeli Presiden merupakan penghargaan yang tidak ternilai harganya," terangnya.

Selama ini, Bantul memang dikenal sebagai salah satu daerah pemasok hewan kurban dengan kualitas unggulan.

Reputasi itu terus terjaga berkat konsistensi peternak dalam menghasilkan sapi sehat dan layak kurban.

Tidak heran jika sapi dari Bantul beberapa kali berhasil melewati seleksi ketat sebagai hewan kurban Presiden.

Pencapaian tersebut sekaligus memperkuat nama Bantul sebagai sentra peternakan yang diperhitungkan.

Ke depan, keberhasilan ini diharapkan semakin memacu para peternak untuk menjaga kualitas dan meningkatkan daya saing ternak mereka.

(TribunTrends/Ninda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.