Nama Yakuza yang digunakan ternyata memiliki makna tersendiri. Gus Thuba menjelaskan, Yakuza merupakan singkatan dari “Yang Awalnya Kotor Ujungnya Zuhud Abadi”.
Menurutnya, organisasi tersebut dibentuk sebagai tempat bagi orang-orang yang pernah menjalani kehidupan kelam namun ingin berubah menjadi lebih baik.
Yakuza Maneges berada di bawah naungan Majelis Sema’at Al-Qur’an dan Dzikrul Ghofilin. Organisasi ini membawa pesan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan kembali ke jalan yang benar.
Kemunculan Yakuza Maneges pun menuai beragam respons dari masyarakat. Sebagian warganet mengaku penasaran dengan konsep yang diusung, sementara lainnya menyoroti penampilan para anggota yang dinilai nyentrik dan berbeda dari ormas pada umumnya.