TRIBUNMATARAMAN.COM, NGANJUK - Pohon asam yang tumbuh di kawasan Desa Buduran, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk tengah berbuah.
Buah asam matang yang menggelantung di pohon itu pun membuat seorang warga setempat, Marjo Santoso (62), kepincut memetiknya.
Dia lantas memberanikan diri memanjat pohon asam kendati tinggi menjulang. Satu per satu dahan dipilih sebagai pijakannya. Tak lama, dia sampai di ketinggian 8 meter. Di sana, ia dapat memetik buah asam.
Tuntas memetik, rasa takut akan ketinggian mendadak menyerang. Tubuhnya bergidik. Marjo waswas turun. Ia kemudian memekik, meminta pertolongan tetangga.
Baca juga: UPRINTIS Super League 2026 Berjalan Sukses, Novita Hardini Bakal Helat Full Sessions di Trenggalek
Mendengar teriakan Marjo, beberapa warga sempat berusaha menolong dan membimbing Marjo turun lewat suara.
Namun usaha itu harus dihentikan karena posisi dahan yang sulit dijangkau Marjo. Alhasil, warga memutuskan meminta bantuan personel Damkar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk, Imam Ashari, mengatakan kejadian itu berlangsung pada Selasa (12/5/2026) sekira pukul 08.25 WIB.
Begitu mendapat laporan terkait warga tak bisa turun dari pohon asam, pihaknya bergegas menerjunkan sejumlah personel dan satu armada ke lokasi.
"Kami langsung menindaklanjuti laporan tersebut," katanya.
Dia menjelaskan armada yang dikerahkan ke tempat kejadian dilengkapi tangga lipat panjang.
Tangga itulah yang digunakan untuk mengevakuasi Marjo dari atas pohon asam.
Saat proses evakuasi, petugas Damkar berjibaku menerobos sesaknya dahan serta ranting pohon.
Selain itu, personel Damkar juga menenangkan Marjo agar tidak panik. Proses evakuasi memakan waktu sekira 15 menit-30 menit.
"Berkat kesabaran dan keahlian personel, akhirnya warga berhasil kami evakuasi dari atas pohon asam," ungkapnya.
(Danendra Kusuma/TribunMataraman.com)