BPS Ajak Warga Waspadai Petugas Palsu, DWP Kabupaten Kediri Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026
Rendy Nicko May 12, 2026 08:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kediri menyatakan komitmennya mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) melalui rapat pleno yang digelar di Ruang Rapat Sekartaji kawasan Pendopo Panjalu Jayati, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti pengurus dan anggota DWP Kabupaten Kediri sekaligus menjadi ajang sosialisasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kediri.

Dalam agenda itu, DWP Kabupaten Kediri menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk menyukseskan pendataan ekonomi nasional yang berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Agustus 2026.

Ketua DWP Kabupaten Kediri, Aviva Herawati Sari Solikin mengatakan dukungan terhadap Sensus Ekonomi merupakan bagian dari tanggung jawab organisasi dalam membantu program pemerintah.

Baca juga: Jembatan Gondang 1 Tulungagung Segera Ditutup, BBPJN Ganti Jembatan yang Baru

"Sebagai anggota DWP Kabupaten Kediri, sudah menjadi kewajiban kita untuk turut mendukung program pemerintah, salah satunya melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026," terangnya.

Menurut Aviva, rapat pleno yang rutin digelar juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarpengurus dan anggota DWP Kabupaten Kediri.

"Alhamdulillah hari ini kita dapat hadir dan berkumpul di tempat ini sehingga silaturahmi antaranggota tetap terjaga dengan baik," jelasnya.

Sementara itu, Statistisi Ahli Madya BPS Kabupaten Kediri, Erma menjelaskan, Sensus Ekonomi 2026 akan mencakup seluruh aktivitas usaha mulai dari skala mikro, kecil, menengah hingga perusahaan besar yang ada di Indonesia.

Pendataan tersebut nantinya menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran sekaligus memberikan gambaran perkembangan sektor usaha di daerah.

Selain untuk pemerintah, data sensus juga dinilai penting bagi pelaku usaha sebagai bahan melihat potensi pasar dan pengembangan bisnis ke depan.

Erma menambahkan, keberhasilan sensus sangat bergantung pada dukungan masyarakat, pemerintah daerah hingga perangkat desa dan lingkungan.

"BPS Kabupaten Kediri berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah, perangkat desa, RT/RW, pelaku usaha serta seluruh elemen masyarakat agar pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar," pungkasnya.

Baca juga: Diskominfo Nganjuk Gelar Mak Cerdas Digital Seri II, Upaya Berdayakan Emak-emak di Era Digital

Dalam sesi diskusi, peserta juga membahas strategi sosialisasi kepada masyarakat agar memahami pentingnya Sensus Ekonomi 2026 dan lebih waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan petugas BPS.

Masyarakat diimbau untuk memastikan identitas resmi petugas sensus sebelum memberikan data atau informasi terkait usaha yang dimiliki.

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.