BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Menjelang Iduladha, tren penjualan hewan kurban di Kalimantan Selatan mulai ada peningkatan, terutama untuk hewan ternak sapi.
Namun, kondisi berbeda terjadi pada penjualan kambing sementara hingga kini masih cenderung stabil tanpa lonjakan signifikan.
"Kalau permintaan kambing masih stabil saja, belum ada lonjakan signifikan. Tapi untuk sapi di beberapa tempat sudah mulai meningkat permintaannya, bahkan ada yang sistem beli titip dulu,” ujar Purwanto, Selasa (12/5/2026) selaku penjual kambing di kawasan Guntung Manggis, Banjarbaru.
Purwanto menyampaikan, para penyedia hewan kurban telah mempersiapkan stok sejak satu hingga dua bulan terakhir.
Sehingga, kata dia, mayoritas sapi yang dijual merupakan sapi lokal, meski sebagian didatangkan dari Sulawesi.
Dibeberkannya, untuk harga jenis kambing kacang dibanderol sekitar Rp2,5 juta hingga Rp3 juta per ekor. Sementara kambing berukuran besar dijual di kisaran Rp3,5 juta sampai Rp5 juta, tergantung ukuran dan bobot.
Adapun harga sapi berada di kisaran Rp17 juta ke atas. Bahkan beberapa penjual menawarkan promo menarik, seperti pembelian empat ekor sapi mendapat bonus satu kambing kurban.
Baca juga: Verifikasi Atlet POPDA Kalsel 2026 Dimulai, Dispora Perketat Pemeriksaan Dokumen
Masih Parwanto menyebutkan, harga hewan kurban tahun ini mengalami kenaikan dibanding awal tahun.
Harga kambing naik sekitar Rp300 ribu hingga Rp500 ribu per ekor, sedangkan sapi meningkat Rp500 ribu hingga Rp1 juta.
“Awal tahun kemarin harga kambing sempat turun sangat murah. Jadi sekarang sebenarnya kembali ke harga normal,” jelas Purwanto.
Bergeser ke Kabupaten Banjar, tren berbeda terjadi pada penjualan sapi kurban berukuran besar di Kabupaten Banjar.
Pengelola kandang sapi Pa Opek Permata, Siti Aisyah, mengungkapkan minat pembeli terhadap sapi berukuran jumbo justru mengalami sedikit penurunan.
Menurutnya, mayoritas calon pembeli kini lebih mencari sapi dengan harga di bawah Rp20 juta. Sedangkan kandangnya lebih banyak menyediakan sapi besar dengan harga di atas Rp25 juta per ekor.
“Kalau sapi khusus bobot besar, peminat tahun ini menurun sedikit karena kebanyakan mencari harga di bawah Rp20 juta. Sedangkan kami menyediakan sapi berukuran besar semua,” ujarnya.
(banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)