TRIBUNGAYO.COM - Memasuki pekan kedua bulan Mei, grafik harga sejumlah komoditas pangan pokok di berbagai pasar tradisional tanah air kembali menunjukkan pergerakan yang dinamis.
Pada Selasa (12/5/2026), terjadi tren kenaikan harga yang cukup signifikan, terutama pada kelompok bumbu dapur.
Data yang dikumpulkan dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) mencatat bahwa puncak harga ini terjadi hampir merata di kota-kota besar Indonesia.
Kondisi ini mulai memicu perhatian konsumen, mengingat beberapa komoditas tersebut merupakan kebutuhan pokok harian.
Cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas dengan lonjakan tertinggi setelah naik 7,52 persen atau Rp4.800 menjadi Rp68.650 per kilogram.
Sementara cabai rawit hijau juga ikut merangkak naik hingga dua digit.
Di sisi lain, beberapa bahan pangan seperti daging sapi, gula premium, hingga minyak goreng kemasan justru mengalami penurunan harga.
Kenaikan harga pangan hari ini didominasi komoditas hortikultura.
Berikut daftar komoditas yang mengalami kenaikan harga:
Selain cabai, harga telur ayam ras segar juga naik tipis sebesar Rp100 menjadi Rp31.350 per kilogram.
PIHPS juga mencatat harga beras mengalami pergerakan yang berbeda di tiap kategori.
Beras kualitas bawah justru naik, sedangkan beras medium dan super mengalami penurunan.
Berikut rinciannya:
Sementara itu, harga daging sapi di pasar tradisional tercatat mengalami penurunan dibanding hari sebelumnya.
Kenaikan harga cabai yang terjadi dalam beberapa hari terakhir diperkirakan masih dipengaruhi distribusi dan pasokan dari daerah sentra produksi.
Sementara harga daging dan gula cenderung mulai stabil menjelang pertengahan Mei 2026. (*)
Baca juga: Harga Kelapa Tua di Pasar Paya Ilang Takengon Tembus Rp 12.000 per Buah
Baca juga: Jelang Idul Adha 1447 H, Harga Bawang Merah di Gayo Lues Naik