Polsek Singingi Hilir Kawal Pengiriman Jagung Pipil ke Bulog Pekanbaru
M Iqbal May 12, 2026 10:21 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM,KUANSING - Polsek Singingi Hilir bersama pihak PT Mustika Agro Sari (PT MAS) Desa Tanjung Pauh mengirim jagung pipil ke Gudang Bulog Pekanbaru, Selasa (12/5/2026).

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan nasional sekaligus memastikan hasil panen petani dan perusahaan dapat terserap dengan baik oleh pemerintah.

Kapolsek Singingi Hilir, AKP Alferdo Krisnata Kaban mengatakan, keterlibatan Polri tidak hanya sebatas pengamanan distribusi hasil panen, tetapi juga ikut mendukung sektor pertanian mulai dari penanaman, perawatan hingga pemasaran hasil pertanian masyarakat.

Jagung pipil yang dikirim ke Gudang Bulog Pekanbaru berasal dari hasil panen PT Mustika Agro Sari dengan total berat mencapai 1.2 ton.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan kualitas, jagung tersebut memiliki kadar air 14,3 persen dan dinyatakan dalam kategori Memenuhi Syarat (MS), sehingga layak disalurkan ke Bulog sebagai bagian dari program penyerapan hasil pertanian," ujarnya.

Menurut Alferdo, Polres Kuansing mendukung penuh setiap kegiatan yang berkaitan dengan distribusi hasil pertanian guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan di daerah.

Selain itu, sinergi antara Polri, perusahaan, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di Kabupaten Kuantan Singingi.

“Polri berkomitmen mendukung program swasembada pangan nasional, mulai dari proses penanaman, perawatan hingga pemasaran hasil panen masyarakat dan perusahaan, sehingga hasil pertanian benar-benar terserap dan memberi manfaat bagi ketahanan pangan daerah,” ujar AKP Alferdo Krisnata Kaban.

Sementara itu upaya menjaga ketahanan pangan juga dilakukan oleh Polsek Singingi.

Polsek Singingi melakukan pengecekan lahan pertanian tanaman cabai rawit milik warga bernama Asman di Desa Kebun Lado, Kecamatan Singingi.

Kapolsek Singingi, AKP Azhari mengatakan, lahan seluas kurang lebih 6.000 meter persegi itu ditanami cabai rawit yang tumbuh cukup baik dan dinilai memiliki potensi ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Di tengah tingginya kebutuhan pasar terhadap cabai, keberadaan lahan produktif tersebut diharapkan mampu membantu meningkatkan pendapatan warga.

Pengecekan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Kebun Lado, Aipda Devy Asnadi.

"Selain memantau kondisi tanaman, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang tengah digencarkan pemerintah," ujar AKP Azhari.

AKP Azhari menyebutkan, keterlibatan polisi dalam program pekarangan bergizi merupakan bagian dari upaya membangun sinergi bersama masyarakat, khususnya dalam sektor pertanian dan ketahanan pangan.

“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga ikut mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan yang ada menjadi lahan produktif yang bernilai ekonomi,” tambahnya.

Menurutnya, program pekarangan bergizi memiliki manfaat jangka panjang karena selain mendukung ketersediaan pangan, juga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

“Melalui pengelolaan pekarangan bergizi ini diharapkan dapat membantu peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya warga Desa Kebun Lado. Jika dikelola serius, hasilnya tentu dapat dirasakan langsung oleh warga,” katanya.

Ia juga berharap langkah yang dilakukan Asman dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya agar memanfaatkan pekarangan maupun lahan kosong untuk ditanami komoditas pertanian yang produktif.

“Ketahanan pangan harus dimulai dari lingkungan terkecil. Jika masyarakat mau menanam dan memanfaatkan lahannya, maka itu sangat membantu kebutuhan pangan sekaligus menambah penghasilan keluarga,” tambahnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.