BOLASPORT.COM - Piala Dunia 2026 resmi menggunakan teknologi end-to-end berbasis Kecerdasan Buatan (AI) untuk mendukung operasional turnamen.
Pada edisi 2026, Piala Dunia akan menerapkan AI untuk mempermudah operasional sepanjang pelaksanaannya.
Berkolaborasi dengan Lenovo, merek ternama ini akan menghadirkan solusi teknologi tersebut.
Teknologi AI ini akan menjadi jalan keluar untuk menghadapi tantangan logistik dengan 48 tim yang bertarung di 16 stadion di tiga negara.
Dalam hal ini, FIFA akan mengandalkan infrastruktur hibrida AI milik Lenovo dalam pelaksanaan Piala Dunia 2026.
Program Intelligent Command Center akan menjadi ruang kendali real-time.
Hal ini dijelaskan langsung saat Media Virtual Meeting yang diselenggarakan pada Selasa (12/5/2026).
Hadir dalam pertemuan daring sebagai pembicara yakni Chief Marketing Officer Asia Pacific Lenovo Bhaskar Choudhuri, Global CTO Sports Technology and Innovation Lenovo Asia Sheikh, serta AI Senior Manager & Solution Architect Lenovo Valerio Rizzo.
Pusat kendali ini akan menggunakan teknologi digital twins dari setiap venue untuk melakukan perencanaan prediktif guna mengoptimalkan pengalaman di stadion.
Melalui kolaborasi ini, Lenovo akan menghadirkan solusi teknologi end-to-end berbasis Kecerdasan Buatan (AI) untuk mendukung operasional turnamen terbesar dalam sejarah sepak bola.
Menghadapi tantangan logistik dengan 48 tim yang berlaga di 16 stadion di tiga negara, FIFA akan mengandalkan infrastruktur hibrida AI milik Lenovo dalam pelaksanaan Piala Dunia 2026.
Inti dari operasional ini adalah Intelligent Command Center yang berfungsi sebagai ruang kendali real-time. Seperti yang dijelaskan dalam Media Virtual Meeting pada Selasa (12/5/2026).
Pusat kendali ini akan menggunakan teknologi digital twins dari setiap venue untuk melakukan perencanaan prediktif guna mengoptimalkan pengalaman di stadion.
Hadir dalam pertemuan daring sebagai pembicara yakni Chief Marketing Officer Asia Pacific Lenovo Bhaskar Choudhuri, Global CTO Sports Technology and Innovation Lenovo Asia Sheikh, serta AI Senior Manager & Solution Architect Lenovo Valerio Rizzo.
Selain itu, Lenovo juga merestrukturisasi Digital Workplace FIFA menggunakan AI PC untuk meningkatkan efisiensi kerja staf di seluruh dunia.
Salah satu inovasi paling signifikan adalah peluncuran FIFA AI Pro (sebelumnya dikenal sebagai Football AI Pro).
Alat interaksi sepak bola khusus ini dibangun menggunakan Lenovo AI Factory.
Dalam revolusi AI tersebut, terdapat Analisis Mendalam yakni menelaah jutaan titik data dan lebih dari 2.000 metrik berbeda.
Akses Setara yang memberikan wawasan cepat melalui laporan detail dan animasi imersif kepada seluruh 48 tim peserta untuk membantu "menyamakan level" persaingan.
Sebagai Ofisial Partner Teknologi Piala Dunia 2026, Lenovo juga mengeklaim bakal memberikan pengalaman baru bagi fans dan wasit dalam turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut.
Yaitu dengan memakai teknologi yang akan mengubah cara penonton menikmati pertandingan.
Pertama ada 3D Player Avatars.
Program ini merupakan rekonstruksi AI yang mereplikasi setiap pemain secara presisi guna membantu wasit mengambil keputusan akurat dan memberikan konteks visual bagi penonton.
Lalu, ada Referee View Al Stabilizer.
Di mana teknologi ini akan memberikan perspektif langsung dari lapangan bagi pemirsa di rumah tanpa penurunan kualitas visual.
Kemudian ada Smart Wayfinding yang akan memudahkan fans di stadion menemukan kursi mereka melalui visualisasi berbasis AI.
Terakhir ada Hologram & Edisi Khusus.
Fans dapat berinteraksi dengan avatar pemain atau maskot melalui teknologi hologram.
Selain itu, akan hadir perangkat edisi terbatas dari Lenovo dan Motorola dengan branding eksklusif FIFA World Cup 2026.
Para ikon sepak bola dunia pun memberikan apresiasi terhadap kolaborasi ini dengan menyatakan bahwa AI akan mentransformasi permainan sepak bola secara keseluruhan.